Laka Lantas Turun, Penangkapan Bandar Narkotika di Bintan Meningkat

BINTAN – Selama tahun 2020, kecelakaan lalu lintas yang dialami pengendara di wilayah Kabupaten Bintan turun, dibandingkan tahun 2019. Sedangkan penangkapan bandar dan pengguna narkotika meningkat.

Hal itu disampaikan Kapolres Bintan melalui rilis pers, Kamis (31/12), di pengujung akhir tahun 2020 dan menjelang Tahun Baru 2021. Dalam keterangan resminya, Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono SIK MM menjelaskan, beberapa poin penting. Termasuk keberhasilan Polres Bintan dalam menangani sejumlah kasus tindak Pidana. Dalam keterangannya dipaparkan, tahun 2020 kejadian laka lantas di Kabupaten Bintan telah mengalami penurunan. Pada tahun 2019, terdapat 87 kasus laka lantas. Sedangkan pada tahun 2020 terdapat 63 kasus dengan kerugian materi Rp163,75 juta.

“Pada tahun 2020 ini terjadi penurunan 24 kasus laka, dibandingkan tahun 2019,” sebut Bambang Sugihartono.

Satreskrim Polres Bintan telah berhasil mengungkap beberapa kasus kejahatan yang terjadi di Kabupaten Bintan, selama tahun 2020 yaitu 113 kasus. Pada tahun sebelumnya, Polres Bintan telah berhasil mengungkap 109 kasus. Kemudian, SatresNarkoba juga telah berhasil mengamankan para tersangka pelaku tindak pidana narkotika.

       
        Loading...    
   

“Pada tahun 2019 terdapat 25 kasus narkotika yang berhasil diungkap. Kini, pada tahun 2020 sebanyak 30 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 47 orang dan dengan Barang Bukti sabu seberat 1,465,58 gram, ganja seberat 1.002,49 gram, ekstasi 68 butir, dan happy five 240 butir,” jelasnya.

Kapolres juga menjelaskan, beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba dan Satreskrim Polres Bintan yaitu, pengungkapan kasus pembakaran kapal cumi KM Harapan jaya-1 dengan pasal 170 KUH Pidana dan atau pasal 187 KUH Pidana di wilayah hukum Polsek Tambelan, dengan tersangka sebanyak 6 orang dengan kerugian ± Rp2,8 miliar.

Serta pengungkapan kasus korupsi dan dalam proses sidik sebanyak 1 perkara dengan tersangka 1 orang dan beberapa kasus dengan penyelesaian pengembalian uang negara. Pengungkapan kasus OTT tentang dugaan penyalahgunaan anggaran bantuan proses Covid-19 untuk kegiatan bantuan operasional pendidikan Alquran (LPQ/TPQ).

Pengungkapan kasus ilegal fishing di wilayah hukum Polsek Tambelan dengan tersangka sebanyak 5 orang. Pengungkapan kasus ilegal logging di wilayah hukum Polsek Bintan Utara dengan tersangka sebanyak 5 orang. Pengungkapan kasus ilegal minning di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang dengan tersangka sebanyak 1 orang.

Kemudian, telah ditemukan seorang napi yang bertugas sebagai tamping membawa 3 paket sabu berukuran sedang, yang diperoleh dari seorang wanita tidak dikenal menitipkan barang tersebut dan rencana akan diberikan kepada rekannya sesama napi dengan berat bersih 99,52, 200 pill h-5 dan 20 pill ekstasi di Lapas Kelas II Tanjungpinang.

Polres Bintan juga telah berhasil mengamankan 3 orang calon penumpang kapal Umsini tujuan Kijang Bintan–Jakarta-Makasar. Tiga orang tersebut yaitu Rian, Slamet dan Rasid. Dari barang bawaanya tersebut ditemukan 7 paket diduga berisi sabu dengan berat 499,47 gram. Satresnarkoba polres bintan berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu dengan berat 811,78 di tangan pelaku berinisial Mh. Setelah dikakukan pengembangan, Satresnarkoba Polres Bintan berhasil mengamankan 2 orang yang berinisial Mkk dan Mul yang diduga terlibat atas barang haram tersebut.

Selanjutnya ke 3 pelaku tersebut berserta barang bukti diamankan di Mapolres Bintan.

“Diharapkan di tahun yang akan datang Polres Bintan semakin dipercaya oleh masyarakat. Dan diharapkan, masyarakat juga terus membantu Polres Bintan dalam mengungkap segala bentuk kejahatan di Kabupaten Bintan. Sehingga Kamtibmas semakin kondusif dan gemilang,” harap Bambang Sugihartono. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN