Destinasi Wisata Anambas Makin Memukau

Sanset di Arung Hijau Kabupaten Kepulauan Anambas.
       
        Loading...    
   

ANAMBAS-Sunset Arung Hijau Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Kepuluan Anambas selalu memukau bagi wisatawan lokal yang datang. Hingga pengunjung betah untuk berlama-lama sambil mengabadikan momen bersama teman-temannya.

Umumnya yang datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menikmati keindahan alam dan pantai yang bersih dan asri.

Pengunjung yang datang tetap mengikuti prosedur yang diatur oleh pihak Pemerintah Daerah terkait antisipasi penyebaran Covid-19 saat ini.

“Masuk senja kami bertiga pergi menggunakan sepeda motor dari kota Tarempa menuju destinasi wisata Arung Hijau. Sekitar 30 menit kami sudah tiba di lokasi wisata. Paket hemat dan murah bisa menikmati wisata bertaraf bintang lima,” ungkap Cindy asli Bandung Senin (30/3).

Menurutnya, keindahan pantai dan alam di Kabupaten Kepulauan Anambas masih menawan untuk dapat dikunjungi oleh semua kalangan. Dirinya tiba di Anambas menggunakan maskapai Ekspres Air melalui Bandara Matak dan menginap di hotel Anambas Resort yang berada di jalan Tanjung Tebu Dusun Teluk Rid Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

“Kami akan kembali ke Bandung nanti setelah keadaan normal terkait Covid-19 ini. Kami cukup puas berdestinasi wisata di Anambas. Sebelumnya kami berkunjung di wilayah Jemaja dan wilayah wisata Palmatak. Hampir satu bulan kita sudah berada di Anambas,” ucap dia.

menurutnya objek wisata yang berada di Jemaja yang terkenal yakni pantai Padang Melang dan ia mengakui pasirnya yang putih dan bersih bahkan panjangnya hampir 8 kilometer.

“Luar biasa pantai Padang Melang, kami tidak menyesal merogok kocek untuk berwisata di Anambas. Kami baru tau ternyata panjang pantainya sampai 8 kilometer. Selama ini Kami sering melihat Anambas melalui media sosial seperti Facebook, intaqram atau Twitter.

Kenapa harus ke Anambas ketika ditanya, Maulya teman dari Cindy mengatakan, awalnya mereka hanya penasaran saja. Mumpung saat ini mereka juga menjalankan bisnis online kecil-kecilan. Secara kebetulan mereka mencoba untuk mengunjungi sejumlah pelanggan mereka yang ada di Anambas.

“Melalui percakapan lewat Facebook dengan salah seorang pelanggan bisnis kami, lalu kami kemarin memutuskan untuk berwisata ke Anambas. Kami tidak menyangka akan terjadi Covid-19 ini. Ya,kami bertiga terpaksa harus bertahan jelang pulang ke Bandung. Anambas pun masih ketegori aman untuk virus itu. Akan tetapi antisipasi tetap kami ikuti aturan pemerintah setempat. Kami banyak di dalam hotel ketimbang diluar hotel setelah himbauan dari pemerintah di keluarkan,” ujarnya.(ign)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN