Hadiri Agenda Gubernur, Seratusan Orang Tes Swab

       
        Loading...    
   

TANJUNGPINANG – Lebih dari 100 masyarakat Kota Tanjungpinang yang merasa kontak dengan ajudan dan mengikuti acara agenda Gubernur Kepri, H Isdianto tiga hari terakhir ini melaksanakan swab test di RSUP RAT Tanjungpinang, sejak, Kamis hingga Sabtu (30 Juli hingga 1 Agustus) pagi ini.

Di RSUD RAT Batu 8 Tanjungpinang, sudah disiapkan tenda dan kursi untuk mereka yang akan tes swab. Kemudian, ada juga tenda khusus untuk petugas medis yang akan mengambil sampel swab mereka. Tenda ini sendiri sudah disiapkan beberapa hari lalu.

Diperkirakan, ratusan orang yang akan mengikuti swab tes. Sebab, bukan hanya ajudan gubernur yang positif. Namun lima staf gubernur, termasuk gubernur sendiri dinyatakan positif kemarin.

Sehingga makin banyak yang harus ikut swab tes karena agenda gubernur cukup banyak sejak Senin hingga Kamis. Ada beberapa agenda gubernur selama empat hari itu, yakni pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta pada Senin.

Selasa, gubernur pulang ke Tanjungpinang melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dan disambut di bandara. Setelah itu, ziarah ke Makam Taman Pahlawan Batu 5.

Masih di hari yang sama, gubernur juga menggelar syukuran di Gedung Daerah Tanjungpinang. Setelah itu, menghadiri rapat kepala desa se-Kepri melalui video conference di Gedung Daerah. Sore harinya salat di Masjid Sultan Riau Penyengat.

Semua agenda tersebut dihadiri masyarakat banyak. Termasuk diliput wartawan. Sehingga, saat tes swab massal kemarin, wartawan juga ikut. Termasuk mereka yang ngopi bersama Isdianto ikut tes swab.

Salah satu yang ikut ngopi bersama Isdianto adalah Dalmasri Syam, Wakil Bupati Bintan, sejumlah warga termasuk wartawan.

Terlihat juga Nazarudin, pewakilan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) yang mengalungkan bunga kepada Gubernur Kepri, Isdianto setibanya dari Jakarta di Bandara RHF Tanjungpinang.

Terlihat juga anggota DPRD Kepri, Dapil Tanjungpinang Rudy Chua. Ia sempat berkomunikasi dengan Isdianto di Gedung Daerah, Rabu (29/7) pagi.

Ia menilai perlu melaksanakan swab test sebagai bentuk antisipasi dan untuk memastikan apakah dirinya terpapar Korona atau tidak.

Menunggu hasil tes swab keluar, ia mengajak seluruh masyarakat yang ikut hadir di agenda gubernur agar melaksanakan karantina mandiri.

Selain itu, ia menilai pemerintah perlu melakukan pengawasan dan tindakan tegas bagi masyarakat yang tak mengikuti protokol kesehatan.

Jangan sampai makin banyak pasien terpapar, apalagi drop. Khawatir alat medis yang tak memadai di RSUD RAT. Seperti ventilator dan sebagainya.

Sesuai data yang diterima dari tim gugus, terjadi lonjakan data pasien positif dari tanggal 30 sampai ke 31 Juli. Dari sebelumnya 34 pasien menjadi 62 pasien.

Terdata, dua diantaranya masih melaksanakan perawatan medis di RSUP dan 31 karantina mandiri. Serta 26 lainya dinyatakan sembuh dan tiga diantaranya telah meninggal.

Selain itu, terlihat belasan wartawan yang meliput agenda kedatangan, syukuran dan juga beberapa pertemuan lainnya.

Sebelum melaksanakan Swab test terlebih dahulu melakukan sesi wawancara bersama tim medis. Setelah itu, pengambilan cairan dari tenggorokan.

Salah satu masyarakat, S Sembiring mengikuti Swab test, karena beberapa waktu lalu bertemu dengan Isdianto saat mengopi.

“Kami dan beberapa orang mengopi bersama kemarin,” ucapnya.

Melaksanakan Swab test merupakan bentuk antisipasi awal untuk memastikan apakah masih ada yang terpapar Korona atau tidak. Sehingga virus ini tidak makin meluas. (dlp)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN