Selamat Jalan Oky Irawan

       
        Loading...    
   

BINTAN – Seorang tokoh sepak bola Provinsi Kepri kembali berpulang ke Rahmatullah. Sebelumnya Jasman, Ketua klub sepak bola Kepri Belia. Kini, Oky Irawan Ketua Harian KONI Kabupaten Bintan yang menghadap sang Khalik.

Oky Irawan menghembus nafas terakhirnya di RSUD Kabupaten Bintan, di Kijang, Kamis (30/7) pagi. Tokoh yang pernah membawa PS Bintan ke putaran nasional Liga 3 2017 ini, dimakamkan di TPI Km 20 Gunung Lengkuas, Bintan Timur, Kamis sore lalu.

Semasa hidupnya, Oky Irawan dikenal pria yang pemurah. Tak cuma untuk kalangan sosial. Tapi, selalu mengulurkan tangan untuk kemajuan olahraga, seperti cabor sepak bola. Oky Irawan memang bukan seorang pemain sepak bola profesional. Dia justru atlet biliar, yang sempat bertanding di ajang PON, pada masa jayanya.

Di era tahun 2004, Oky Irawan menggandrungi sepak bola. Ia menjadi manajer tim Jaya FC dan Perkumpulan Sepakbola Gunung Lengkuas (PSGL). Di tangan Oky Irawan, Jaya FC dan PSGL selalu tampil juara di beberapa ajang kompetisi di Kepri.

Sebagai upaya membina dan memotivasi kemajuan sepak bola di Bintan, dan Provinsi Kepri pada umumnya, Oky Irawan beberapa kali mendatangkan pemain liga Indonesia ke Kepri. Untuk memperkuat tim Jaya FC maupun PSGL. Baik dari PSP Padang, hingga pemain dari PSIS Semarang.

Bahkan, Tugiyo mantan pemain primavera dan Timnas Indonesia pun pernah didatangkan Oky Irawan ke Kepri. Upaya dan pengorbanan ini dilakukan Oky Irawan, hanya untuk memajukan sepak bola di Kepri. Tak cuma hanya membesarkan nama Jafa FC dan PSGL, dalam memajukan sepak bola Kepri. Oky Irawan adalah tokoh olahraga yang mencetuskan kompetisi sepak bola terakbar di Provinsi Kepri, melalui open turnamen Kepri Champion (2006-2008).

Tahun 2017 lalu, Oky Irawan bersama sahabatnya Raja Ali Akbar dan kawan-kawan dipercaya oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, untuk membawa tim PS Bintan. Tak hanya juara di putaran Provinsi Kepri. Oky Irawan dan kawan-kawan sempat membawa PS Bintan ke putaran nasional. Baik untuk tim Liga 3, tim U-16 dan tim U-14.

Pada saat itu, PS Bintan belum mencapai target promosi ke Liga 2, tertahan di babak 16 besar nasional Liga 3 2017. Beberapa tahun terakhir pun Oky Irawan dipercaya untuk membawa tim PS Bintan.

Di kediamannya Kelurahan Gunung Lengkuas (Bintan Timur), Oky Irawan pun menjadi seorang panutan dari sejumlah tokoh, dalam penyelenggaraan open turnamen sepak bola P2003 Gunung Lengkuas Bupati Bintan Cup.

Selain sepak bola, Oky Irawan juga pernah mengembangkan olahraga biliar dan menjadi pembina di beberapa cabor lain di Kabupaten Bintan. Wajar, jika Oky Irawan dipercaya sebagai Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bintan, untuk periode 2020-2024.

“Kini, Pak Oky Irawan telah tiada. Kami sangat merasa kehilangan. Karena, beliau pun sangat andil dalam memotivasi kemajuan dan pembinaan atlet di setiap cabor, di KONI Kabupaten Bintan,” ujar Dedi Sutanto alias Apeng, Ketua Umum KONI Kabupaten Bintan di sela melayat Oky Irawan (alm), Kamis (30/7) lalu.

Pada kesempatan lain, Basyaruddin Idris pun merasa kehilangan sosok tokoh yang familiar ini. Bagi Basyaruddin Idris, sosok Oky Irawan bukan hanya piawai di dunia olahraga, dan sebagai pelopor Kepri Champion selama tiga tahun (2006-2008). Tapi, Oky Irawan juga berperan dalam perjuangan bersama BP3KR, pada saat pemekaran atau pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Selama ini, memang Pak Oky Irawan tidak sering muncul sebagai tokoh BP3KR. Tapi saya tahu betul, Pak Oky itu adalah salah seorang pejuang pembentukan Provinsi Kepri,” ungkap pria yang biasa disapa O Om tersebut. (Yusfreyendi)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN