Karimun Dapat Tambahan Vaksin dari Pemprov Kepri

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat berada di Kecamatan Belat, Karimun.

KARIMUN – Kabupaten Karimun mendapat tambahan vaksin dari Pemprov Kepri. Vaksin tambahan tersebut telah tiba di Karimun, Rabu (2/6) siang.

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq MSi melakukan peninjauan vaksinasi di Kecamatan Kundur Barat dan Kecamatan Ungar. Pemerintah Kabupaten Karimun melaksanakan peninjauan guna melihat langsung proses vaksinasi.

Aunur Rafiq menemui masyarakat yang sedang divaksin dan memberikan support, juga pengertian agar tidak lagi takut untuk divaksinasi. Dan meminta kepada masyarakat yang telah divaksin untuk mengajak saudara dan tetangganya untuk melaksanakan vaksinasi.

Ia bertanya langsung kepada masyarakat perihal efek atau keluhan-keluhan setelah divaksin. Pada peninjauan tersebut Bupati Karimun didampingi Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi, Asisten III Fajar Horiso, dan Kabag Humas Didi Irawan.

       
        Loading...    
   

Untuk Puskesmas Kecamatan Kundur Barat, vaksinasi yang dilaksanakan pada Rabu (2/6) sebanyak 100 hingga 200 jiwa, sejak pagi hingga sore hari. Untuk Puskesmas Kecamatan Ungar, vaksinasi yang diberikan kepada 100 jiwa. Dari jumlah penduduk Kecamatan Ungar sebanyak 6.000 jiwa dan yang wajib vaksin 4.000 jiwa. Warga yang sudah divaksin sekitar 600 jiwa, baru mencapai 12 persen.

Baca Juga :  Disuruh di Rumah Saja, Tapi Sembako Gratis Tak Kunjung Tiba

“Dan kita menargetkan pada akhir bulan Juni ini, kita sudah dapat mencapai 30 persen untuk kecamatan-kecamatan di luar Pulau Karimun,” sebut Aunur Rafiq.

Bupati Karimun juga mengatakan, Pemkab Karimun akan mendapatkan tambahan 1.200 vial AstraZeneca untuk 12.000 jiwa, yang akan dikirim dari provinsi.

“Melihat animo masyarakat, sudah mulai baik dan keinginan untuk mendapat vaksinasi juga cukup tinggi, dengan kita datang ke Puskesmas-Puskesmas,” ucapnya.

Jumlah yang sudah divaksinasi untuk Kabupaten Karimun sudah mencapai 18.000, dari 183 ribu jiwa. Artinya sudah di atas 10 persen masyarakat yang sudah divaksin. Pemkab Karimun mengupayakan, dalam waktu 10 hari ke depan, bisa mencapai 20 persen.

Baca Juga :  Keluarga Besar Kasimin Yati Bagi Takjil di Empat Lokasi

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan juga menyampaikan terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun yang masih ada peningkatan. Meskipun ada 41 pasien yang sembuh dan hanya 9 tambahan kasus baru. Masih ada 370 pasien dengan status positif.

“Meskipun Rabu (2/6) mengalami penurunan, bukan berarti kita sudah aman. Karena kami masih menunggu kurang lebih 600 Swab PCR yang belum keluar dari BTKL Batam,” ujarnya.

Terkait varian Covid-19 jenis baru Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan. Karena untuk mengetahui apakah ada varian baru misalnya B117 atau B1617 di Kabupaten Karimun, pihaknya harus mengunakan alat yang hanya ada di beberapa laboratorium di Jakarta. Sementara di BTKL Batam ini belum bisa.

Baca Juga :  Susah Mencari Bupati yang Cinta Sepak Bola seperti Apri

“Untuk mengirimkan sample ke Jakarta, ini merupakan ranahnya provinsi ataupun BTKL itu sendiri,” jelasnya.

Dan untuk gejala varian baru ini tidak jauh berbeda. Hanya saja, untuk virus varian baru ini lebih infeksius artinya lebih mudah menular dan risiko bahanya lebih tinggi. Jika melihat kasus Covid-19 pada bulan Mei, sangat luar biasa. Ada kecurigaan bisa saja kemungkinan ada varian baru. Pada bulan-bulan sebelumnya, penyebarannya tidak seperti bulan Mei ini. Pada bulan Mei ini, sudah mencapai 700 lebih kasus positif. (yon)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN