Hasil Survei November 2020, Ansar-Marlin Tertinggi di Pilkada Kepri

Tabel data olahan November 2020 P3M STIE Pembangunan Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIE Pembangunan Tanjungpinang telah menyelesaikan survei Pilkada serentak 2020 Provinsi Kepri, per November 2020. Dari hasil survei tersebut, dukungan masyarakat terhadap pasangan nomor urut 3, Ansar-Marlin tertinggi. Sedangkan pasangan Soerya-Iman terendah.

Satriadi SAP MSc dari Divisi Penelitian P3M STIE Pembangunan Tanjungpinang menyampaikan, hasil survei terbaru dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIE Pembangunan, per November terkait kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Provinsi Kepulauan Riau, menempatkan elektabilitas pasangan H Ansar Ahmad bersama Hj Marlin Agustina jauh mengungguli pesaingnya. Pasangan Ansar Marlin Amanah Negeri (AMAN) ini berada di atas pasangan Isdianto-Suryani (INSANI), dan Soerya Respationo-Iman Sutiawan (SINERGI).

Satriadi menerangkan, penelitian atau survei ini dilakukan dalam kurun waktu kurang lebih 3 minggu, dari tanggal 1 sampai dengan 22 November 2020, dengan metode random sampling. Dengan total responden yang menanggapi 663 orang, dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan oleh KPU, yakni sebanyak 1.168.188 jiwa (orang). Penelitian ini menggunakan margin eror 1 persen, dengan menggunakan tabel Isaac dan Michael, dan juga dengan menggunakan Nomogram Harry King.

Dari penelitian atau survei itu, hasilnya, posisi pertama ditempati oleh pasangan AMAN sebanyak 332 (50,08 persen) responden, mendukung pasangan AMAN menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk periode mendatang. Kemudian disusul dengan posisi kedua ditempati oleh pasangan INSANI dengan 201 (30,32 persen) responden. Serta posisi ketiga ditempati oleh pasangan SINERGI dengan 130 (19,61 persen) responden.

       
        Loading...    
   

Adapun alasan responden memilih paslon Ansar Ahmad-Marlin Agustina yakni, memiliki kemampuan dalam memimpin, peduli terhadap kondisi rakyat, pintar dan memiliki wawasan dalam membangun Kepri, mempertahankan budaya Melayu, religius, berprestasi.

Dari hasil survei juga mencatat bahwa responden memilih para kontestan Pilkada dipengaruhi oleh beberapa faktor. Yakni rekam jejak dari Paslon, agama, asal daerah, usia, suku, dan gender.

Berdasarkan hal tersebut, ada kemungkinan dukungan terhadap paslon AMAN akan semakin bertambah. Dan ini menjadi kesempatan dan peluang besar dalam memenangkan hati masyarakat Kepulauan Riau.

“Hal ini juga disebabkan hasil debat Pilkada yang diselenggarakan oleh KPU Kepri, pada tanggal 20 November 2020 yang dengan lancar dan sigapnya pasangan AMAN dalam menyampaikan visi dan misi serta memberikan tanggapan terhadap pertanyaan dari panelis,” tutup Satriadi. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN