Kisah Pembunuhan Sadis di Bintan, Minum Bir Bersama Berujung di Penjara

KASAT Reskrim Polres Bintan AKP Dwihatmoko Wiroseno memberikan keterangan tentang pembunuhan sadis di Desa Berakit-Bintan, dengan memperlihatkan tersangka (baju oranye), Senin (4/1).

BINTANBUYU – Polsek Bintan Utara bersama Polres Bintan berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang telah terjadi di Jalan H Abdul Salam, Teluk Merbau, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupeten Bintan. Gara-gara minum bir bersama, satu tewas dan satu lagi mendekam di penjara.

Kejadian pembunuhan ini terjadi pada hari pertama Tahun Baru 2021, Jumat (1/1) lalu. Jumat siang itu, di teras rumah korban Juni Riwan alias Iwan Aceng, dikabarkan lima orang meneguk minuman bir merek Carlsberg. Mereka minum bersama.

Meski mengonsumsi minuman beralkhol jenis rendah, tapi jumlahnya banyak, salah seorang dari saksi (Adi) mulai mabuk. Ia pun membuat sedikit keonaran dan terjadi perdebatan dengan saksi Hamka (HK). HK ini merupakan abang kandung dari tersangka. Korban dan saksi lain melerai AD dengan HK. Dalam kondisi ini, tanpa disadari korban, Ia ada memukul mata saksi HK sebanyak 1 kali. Namun tidak diketahui oleh tersangka.

Berselang beberapa saat, tersangka melihat di bagian bawah mata HK, abang kandungnya. Ada memar dikarenakan terkena pukulan dari korban dan membuat tersangka tidak terima hal itu. Setelah tersangka mengetahui kondisi mata saksi HK memar akibat terkena pukulan dari korban, tersangka tidak terima dan emosi.

       
        Loading...    
   

Dari informasi berkembang, korban sempat mengantar Adi, pulang ke rumahnya dengan menggunakan sepeda motor miliknya. Sedangkan para saksi dan tersangka tetap berada di teras rumah tersebut sambil melanjutkan minuman birnya.

Sekira pukul 20.00, korban kembali lagi ke teras rumah tersebut. Saat itu, tersangka sudah menunggu korban. Tersangka langsung berkelahi berduel dengan korban. Namun saat itu, tersangka kalah. Tersangka yang masih disulut emosi, langsung masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah pisau, dan kembali lagi ke teras rumah yang saat itu masih ada korban.

Tersangka langsung menusukkan pisau tersebut ke bagian leher sebelah kanan korban. Akibat tusukan pisau dari tersangka, korban langsung terjatuh ke lantai dan kemudian berusaha untuk melarikan diri. Namun saat itu tersangka kembali lagi menusuk dan menikam korban secara berulang-ulang kali di bagian punggung, dada dan wajah korban.

Akhirnya korban ditolong oleh para saksi lainnya, dan dibawa ke Puskesmas Desa Berakit. Menurut keterangan dokter yang piket, korban sudah meninggal. Alhasil, peristiwa minum bir bersama ini pun berujung di penjara. Saat ini, tersangka sudah ditahan oleh pihak kepolisian, Polres Kabupaten Bintan.

Jajaran Posek Bintan Utara dan Polres Bintan berhasil mengungkapkan kasus pembunuhan ini. Pihak kepolisian memberikan keterangan resmi, Senin (4/1) siang.

“Dalam ungkap kasus pembunuhan ini, tersangka terjerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan kurungan penjara paling lama 15 tahun,” jelas AKP Dwihatmoko Wiroseno SH SIK Kasat Reskrim Polres Bintan.

Sebagai barang bukti, telah diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Bintan berupa sebilah pisau bergagang warna hitam, 10 kaleng kosong minuman bir merek Carlsberg, 1 botol minuman jenis arak putih merek SL, 1 helai baju kaus berwarna hitam yang masih terdapat bercak darah, dan 1 helai celana panjang jeans berwarna coklat yang masih terdapat bercak darah. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN