Ansar dan Bamsoet Sepakat Bangun Sirkuit Internasional

Ansar dan Bamsoet Ketua IMI Pusat saat berkunjung di Nongsa Batam

BATAM – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau biasa disapa Bamsoet sepakat membangun sirkuit internasional di Nongsa, Batam.

Dalam kunjungannya, sejak Kamis hingga Jumat kemarin di Bintan dan Batam, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat itu, Bamsoet tampak di dampingi beberapa pengurus IMI dan rombongan lengkap mengenakan seragam IMI.

Bamsoet memang dikenal sosok yang energik serta hobi dengan dunia otomotif. Politisi Golkar itu, menaruh harapan agar pemerintah provinsi Kepri juga mendorong percepatan pembangunan sirkuit balap motor permanen bertarap internasional ke depannya.

Dalam kunjungannya itu, Ansar juga tidak mau menyianyiakan kesempatan, ia berharap Bamsoet juga dapat mendorong percepatan ppembangunan dan investasi di Kepri. Di tengah perbincangan seriusnya, ia meminta agar Bamsoet memperhatikan sektor pariwisata dan olahraga yang berkembang cukup baik di Kepri.

Baca Juga :  Warga Dapat Sembako Gratis dan Duit Rp500 Ribu
       
        Loading...    
   

Tak heran, selama dua hari kunjungannya di Kepri, Bamsoet juga diajak berkeliling di kawasan wisata Lagoi seperti Bintan Track Gokart, Lagoi Bay, M.V. Doulos, Treisure Bay dan Banyan Tree. Hingga lokasi sirkuit di Nongsa, Batam.

Ansar pun memaparkan rencana-rencana pembangunan infrastruktur, tumbuhnya kawasan ekonomi khusus dan pertumbuhan industri, upaya-upaya menggeliatkan kembali sektor pariwisata.

“Insya Allah ini semua untuk Kepri semakin maju,” kata Gubernur Ansar.

Mantan anggota komisi V DPR RI itu pun, memaparkan progres pembangunan Jembatan Batam Bintan kepada Ketua MPR. Termasuk bagian yang menjadi tanggung jawab Kepri, pusat dan KPBU.

Dari pemerintah pusat, akan ada kucuran dari APBN untuk pembangunan trace jembatan dari Batam, tepatnya kawasan Kabil ke Pulau Tanjung Sauh.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Bupati dan Warga Bintan Ziarah Makam untuk Berdoa

Pembangunan jembatan sepanjang 2 kilometer ini dialokasikan dari APBN. Sementara untuk trace dari Tanjungsauh ke Pulau Bintan, dilakukan melalui KPBU. Sejumlah investor sudah melirik dan Gubernur Ansar yakin semuanya selesai sesuai skedule.

“Jembatan Batam Bintan akan mendukung long of stay wisatawan di Kepri semakin lama. Jika selama ini tiga hari, ke depan bisa lima hari, terlebih Batam dan Bintan sudah terkoneksi lewat jembatan. Ini kita karyakan dengan pola-pola ekonomi khusus supaya nilai ekonomis tetap terjaga dan tetap memberikan efek ekonomi yang tinggi,” harapannya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi upaya-upaya Kepri untuk terus menumbuhkan ekonominya. Dengan berbagai program pembangunan dan kawasan ekonomi khusus.

Baca Juga :  Pemain 757 Kepri Jaya Balik Kampung

“Negara kita sangat terbuka bagi investor, sekarang ini bagaimana membuat kita seksi agar dilirik. Yang pertama keamanan harus stabil, kemudian kepastian hukum harus jelas. Inilah yang mendorong Presiden untuk memiliki undang-undang baru yang merangkum semua yaitu Omnibus Law,” ungkap Bamsoet.

Persolan Jembatan, Ketua MPR menuturkan merupakan ambisi pemerintah hari ini dengan membangun banyaknya jembatan. Termasuk menghubungkan Sumatera dan Jawa yang mungkin dua kali lipat panjang dari jembatan Batam-Bintan.

“Kami juga memikirkan kesinambungan pembangunan, sehingga perlu kembali ke pokok-pokok haluan nagera,” tutur Bamsoet.

Bamsoet juga menambahkan yang terpenting regulasi dan aturannya dipermudah mulai dari perizinan di Kepri

“Kita semua memiliki tekat yang kuat, untuk membantu mewujudkan impian ini,” imbuhnya.

       
        Loading...    
   
BAGIKAN