SMPN 1 Bintan Salurkan Bantuan dari OneM Peduli Korban Banjir

TIM OneM Peduli korban banjir dari SMPN 1 Bintan menyalurkan bantuan kepada siswa yang terdampak banjir.

KIJANG – OSIS SMP Negeri 1 Bintan membuka posko OneM peduli banjir, sejak Sabtu (2/1) hingga Senin (4/1). Kini, SMPN 1 Bintan telah menyalurkan bantuan dari posko OneM peduli banjir tersebut.

OneM merupakan motto SMPN 1 Bintan yang diartikan satu menyatu dalam kehidupan suasana era normal baru pandemi Covid-19. Tatkala banjir melanda warga Kecamatan Bintan Timur dan beberapa kecamatan di Kabupaten Bintan lainnya, Kepala Sekolah bersama Wakil Kepsek serta majelis guru dan Pembina OSIS SMPN 1, langsung membuka posko OneM peduli korban banjir. Keluarga besar SMPN 1 satu menyatu menggalang bantuan.

Tak cuma penggalangan bantuan lewat posko OneM peduli korban banjir, Pembina OSIS SMPN 1 Bintan juga mendata siswa yang keluarganya yang terkena banjir melalui wali kelas. Sekaligus pendataan lokasi tempat tinggal siswa yang terkena bencana banjir.

“Tim OneM Peduli korban banjir memperoleh data, ada sekitar 60 siswa SMPN 1 Bintan yang rumahnya dilanda banjir,” sebut Sri Lestari SPd, Kepala Sekolah SMPN 1 Bintan di Kijang, Bintan Timur, Selasa (5/1).

       
        Loading...    
   

Minggu (3/1) lalu, tim OneM Peduli korban banjir SMPN 1 Bintan mulai menyalurkan bantuan, dengan menyerahkan paket sembako ke Posko BPBD, BNPB dan Kwaran Gerak Pramuka Bintan Timur. Aksi OSIS SMPN 1 Bintan ini dilanjutkan bersama kepala sekolah dan beberapa guru, turun langsung menyambangi rumah siswa-siswa yang terkena musibah banjir.

Dalam aksi tersebut, para anggota OSIS bersama tim OneM Peduli menyerahkan bantuan kepada siswa bersama keluarganya. Selain itu ada juga orang tua atau siswa yang terkena musibah langsung mengambil paketan bantuannya ke sekolah. Bantuan yang disalurkan ini berupa mi instan, telur, gula, roti, minyak goreng, air mineral, minyak kayu putih, teh hingga pakaian layak pakai.

“Bantuan yang digalang dan disalurkan tim OneM Peduli korban banjir ini bersumber dari sumbangan siswa yang tidak terkena banjir, guru-guru dan TU, serta wali murid dan paguyuban,” kata Sri Lestari.

Sri menyampaikan, kepedulian yang tumbuh dari para siswa dan warga sekolah ini, menjadi bukti bahwa satu menyatu (OneM) untuk meringankan beban yang dihadapi siswa-siswi di SMP Negeri 1 Bintan. Terutama bagi yang mengalami musibah, dapat terwujud. Penanaman karakter untuk peduli terhadap orang lain dan bergotong royong ini, semoga dapat terus terpatri dalam sanubari semua warga sekolah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuannya melalui OneM Peduli korban banjir yang dibuka SMPN 1 Bintan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan lain, Ketua OSIS SMPN 1 Bintan Riskalee mengatakan, pihaknya sangat bangga diberi kepercayaan dan kesempatan oleh pihak sekolah, untuk melakukan aksi OneM Peduli korban banjir ini. Dari aksi tersebut, banyak pembelajaran yang diperoleh siswa, khususnya yang tergabung di OSIS.

“Setidaknya, peduli terhadap sesame yang sedang tertimpa musibah itu, sangat penting. Dengan bersama anggota OSIS, kami dapat terjun langsung ke rumah teman-teman yang terkena banjir,” ujar Riskalee. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN