Basyaruddin Idris Jadi Pengurus PB PSTI

Pelantikan Pengurus Besar PB Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia.

TANJUNGPINANG – Ketua Pengurus Provinsi (Pengrov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kepulaun Riau (Kepri) Basarudin Idris, menjadi pengurus PB PSTI. Satu-satunya dari Kepri. Ia sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Organisasi.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen.TNI (Purn) Marciano Norman meminta PB PSTI untuk bersatu membangun sepak takraw Indonesia ke depan lebih baik. Hanya dengan bersatu tantangan seberat apapun niscaya akan teratasi.

Hal itu disampaikan Marciano Norman saat melantik kepengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) periode 2021-2025 pimpinan Asnawi Abdul Rachman di Lantai 12 Kantor KONI Pusat Gedung PPGBK Senayan Jakarta, Rabu (3/2).

Basyaruddin Idris, yang akrab disapa Oom, menjelaskan, dari provinsi Kepulauan Riau, ia satu-satunya, di percaya oleh PB PSTI sebagai pengurus pusat. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan, ada anak Kepri yang menjadi pengurus PB PSTI.

Baca Juga :  200 Ribu Warga Kepri akan Diswab
       
        Loading...    
   

”Dengan saya menjadi pengurus di Jakarta, kita harapkan prestasi sepak takraw di Kepri terus meningkat,” kata Oom, saat dihubungi, Kamis (4/2).

Kata Oom, prestasi atlet takraw di terus meningkat. Satu atlet asal Kepri sudah masuk atlet nasional. Dan, ada tiga lagi, atlet takraw asal Kepri, awal Maret ini sudah bergabung di Sukabumi, mengikuti pelatnas SEA Games Vietnam, Juni ini. Lalu, persiapan Olimpiade di Jepang, Oktober ini. Lalu, ada PON Papua November ini.

”Sejak ditangani pelatih nasional yakni Thamrin, merupakan mantan atlet SEA Games 1990 asal Karimun, prestasi sepak takraw di Kepri terus meningkat,” kata Oom.

Baca Juga :  Rawan Musibah, Polres Tanjungpinang Gelar Apel Siaga Bencana

Masih kata Oom, di Kepri sepak takraw sudah masuk dalam program PPLP. Diharapkan, atlet yang masuk PPLP, bisa memberikan yang terbaik. Dalam waktu dekat ini, atlet PPL juga dipersiapkan untuk mengikuti Popnas di Bangka Belitung-Sumatera Selatan.

”Meskipun tiga atlet kita dipanggil pelantas SEA Games, atlet yang akan diturunkan ke PON, tidak terganggu. Karena, PSTI Kepri memiliki tujuh atlet lain yang cukup baik,” ujarnya.

Kata dia, dalam pelantikan pengurus PB PSTI, kemarin, Ketua KONI Pusat, juga mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu juga minta kepada Asnawi Abdul Rachman agar merangkul kembali mereka-mereka yang berseberangan saat Munas PSTI 2020 itu.

Menurut Marciano, suatu hal biasa dan lumrah jika menjelang Munas atau Kongres memilih figur Ketua Umum selalu diwarnai hiruk pikuk dan perbedaan pandangan. Namun.begitu Ketua Umum terpilih melalui mekanisme yang sah maka tentu harus didukung.

Baca Juga :  Dapat Masker Gratis Saat Mencoblos 9 Desember 2020

”Saya minta kepada Pak Asnawi merangkul.kembali mereka-mereka.yang pada saat Munas. PSTI itu bergabung kembali untuk bersama-sama membangun sepak takraw Indonesia jauh lebih ke depan,” tambah Marciano.

Lebih lanjut Marciano mengatakan bahwa tak mungkin prestasi lahir kalau organisasi cabang olahraga itu tidak solid. Sebelumnya, Marciano juga telah melantik pengurus KONI Kepri. Pelantikan berlangsung di Batam, Kamis (28/1), lalu. Ketua KON Kepri yang dilantik diketuai oleh Usep RS. Usep, saat ini juga menjabat sebagai Ketua Pengprov IMI Kepri. (bas/fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN