Kaji Ulang Pemberhentian PTT dan THL

M Ishak Ketua LAM Lingga.

LINGGA – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) mewakili masyarakat Kabupaten Lingga M Ishak meminta Pemkab Lingga mengkaji ulang, merumahkan atau memberhentikan ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Harian lepas (THL). Ia menilai dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kebijakan merumahkan tersebut membuat kegelisahan di masyarakat Kabupaten Lingga.

“Perlu dipertanyakan apa dasarnya Pemkab Lingga mengeluarkan kebijakan tersebut. Apakah mereka (PTT dan THL) melanggar disiplin atau sudah lewat masa umurnya. Kalaupun melanggar disiplin tentu ada prosedurnya. Tidak langsung membuat keputusan merumahkan,” kata Ishak kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (6/6).

Baca Juga :  BPR Bestari Salurkan Rp64 Miliar Modal UMKM

Dikatakannya, Pemkab Lingga seharusnya berpikir ke belakang, bagaimana dulu para tokoh masyatakat Lingga memperjuangkan pemekaran Kabupaten Lingga yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, Pemkab Lingga belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan kepada masyarakat. Sehingga, menjadi PTT dan THL adalah satu satunya harapan masyarakat untuk bisa menafkahi keluarga.

“Kebijakan yang ditempuh ini sangatlah memilukan hati. Apalagi ada beberapa orang PTT dan THL yang terkena imbas itu, adalah suami isteri. Sementara, kita semua sedang menghadapi kondisi pandemi Covid-19. Dan kondisi ekonomi yang serba sangat sulit,” jelasnya.

Baca Juga :  Telkomsel Gelar Gebyar Dangdut Sumatera
       
        Loading...    
   

Ishak bercerita, sewaktu ia masih memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingga, keberadaan PTT dan THL sangat membantu kinerja dinas. Pengalaman PTT dan THL bisa diandalkan, untuk kelancaran tugas dan fungsi OPD. Karena mereka ditempa dalam proses panjang.

“Para THL dan PTT yang bekerja juga bukan mencari kaya. Mereka bekerja hanya menyambung hidup. Saya yakin jika ada pekerjaan lain, mereka tidak ingin menjadi PTT dan THL. Tolong dikaji ulang pemberhentian PTT dan THL ini,” pinta Ishak. (tir)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN