Isdianto Ngaku Diusung 7 Partai di Pilgub 2020

Isdianto
       
        Loading...    
   

KEPRI – Bakal calon Gubernur Kepri H Isdianto mengaku sudah siap untuk bertarung di pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 ini. Pihak Isdianto mengaku sudah ada 7 partai politik yang akan mendukung ia maju sebagai Gubernur Kepri. Hal ini disampaikan Ketua Tim Pemenangan Ahar Sulaiman via ponsel Jumat (12/6).

“Tidak mungkin kita tidak punya perahu kalau kita sudah lama bekerja,” tegas Ahars.

Ahar menyebut ada, beberapa partai politik yang sudah menyatakan siap mendukung pencalonan adik kandung mendiang HM Sani tersebut dan siap memenangkan Isdianto pada pesta demokrasi 2020 ini.

Kata Ahars partai politik yang bakal mengusung Isdianto, antara lain Hanura, PPP, PAN, PKS, NasDem hanya kini amsih menunggu Golkar.

“Jangan bermimpi kalau Pak Isdianto tidak maju. Tak usah khawatir, Pak Isdianto pasti maju,” tambahnya.

Dia menambahkan, kalau ada yang menyatakan Isdianto tidak jadi maju karena tidak ada perahu, itu anggapan yang salah dan hanya menyampaikan asumsi-asumsi yang tidak benar ke publik.

“Hanura sudah, PKS, PAN sudah finalisasi karena dengan pengurus pusat sudah clear. Hanya tinggal komunikasi dengan pengurus wilayah. Bahkan, hari ini Pak Isdianto sudah berkomunikasi dengan pengurus Golkar pusat,” jelasnya.

Lanjut Ahar, pihaknya juga akan kembali membangun pola komunikasi aktif dengan masa HM Sani-Nurdin (SaNur) di Pilgub 2020 ini.

“Semua sudah kita bangun komunikasi. Hanya saja memang saat ini, kita bukan tipe orang yang suka gembar-gembor ke luar. Biarkan seperti air mengalir, karena kita tipe orang pekerja,” jelasnya.

Terkait deklarasi bersama partai pengusung, Ahar menegaskan pihaknya akan bergerak santun dan menjaga etika berpolitik yang sehat. Mengingat sudah sejak lama berkomunikasi politik yang berkomitmen untuk membangun kekuatan dan persepsi.

“Jadi kalau misalnya mereka mau mendorong kadernya maju harus kita hargai. Kan saat ini ada 2, bahkan ada 3 mendorong kadernya untuk maju. Tapi, kita sudah mengerucut ke dua. Dari tiga tersebut tinggal dua, saat ini menuju ke satu partai, insya Allah setelah selesai itu. Baru kemudian kita deklarasi,” sebutnya. (ais)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN