Dana BOS 1.564 Sekolah di Kepri Cair Rp433 Miliar

Siswa SDIT Tanjungpinang.
       
        Loading...    
   

TANJUNGPINANG – Sekitar Rp433,87 miliar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk 1.564 sekolah di Kepri telah dicairkan hingga, 6 Oktober 2020.

Dana BOS tersebut dicairkan untuk 957 sekolah SD dengan anggaran Rp208,7 miliar atau 48,1 persen. Untuk 350 SMP dengan anggaran Rp102,22 miliar atau 23,46 persen. Untuk 134 SMA dengan dana Rp70,68 miliar atau 16,29 persen.

Untuk 106 SMK dengan dana Rp48,94 miliar atau 11,28 persen. Untuk satu SKH dengan dana Rp180 juta atau 0,04 persen dan 16 SLB dengan dana Rp3,14 miliar atau 0,72 persen.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau Teguh Dwi Nugroho Provinsi Kepulauan Riau mengatakan, realisasi penyaluran per kabupaten/kota yakni, Tanjungpinang Rp48,15 miliar (11,15 persen).

Baca Juga :  Bupati Nyatakan Bintim Terbanyak ODP dan PDP

Lingga Rp22,73 miliar (5,26 persen). Batam Rp241,39 miliar (55,89 persen). Anambas Rp12,65 miliar (2,93 persen). Natuna Rp17,77 miliar (4,11 persen). Karimun Rp52,28 miliar (12,11 persen) dan Bintan Rp36,9 miliar (8,54 persen).

Ada tiga jenis dana BOS tahun 2020 yakni, Reguler, Afirmasi dan Kinerja.

”Yang sudah disalurkan Rp433,87 miliar atau 96,57 persen. Masih terdapat dana BOS reguler Tahap III yang belum disalurkan untuk 206 sekolah sebesar Rp8,31 miliar menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Untuk SDM Unggul, Soerya Jadikan Nomor Satu

Adapun total dana BOS untuk Kepri tahun 2020 ini yakni Rp449,23 miliar terdiri dari, dana BOS Reguler Rp328,64 miliar, dana BOS Afirmasi Rp9,48 miliar dan dana BOS Kinerja Rp11,15 miliar.

Sebelumnya, dana BOS untuk Kepri tahun 2020 adalah Rp462 miliar terdiri dari dana BOS reguler Rp428,64 miliar, dana BOS Afirmasi Rp9,48 miliar dan dana BOS Kinerja Rp17,53 miliar. Namun, karena adanya refocusing APBN maka terjadi pengurangan.

Adapun tujuan dana BOS yakni, mempercepat pencapaian program wajib belajar pada jenjang pendidikan dasar yang bermutu. Mewujudkan layanan pendidikan menengah yang terjangkau dan bermutu bagi semuala pisan masyarakat.

Baca Juga :  Takke Group Bakal Berinvestasi Rp920 Triliun di Bintan

Mendukung operasionalrutin sekolah dengan kesulitan geografis serta sebagai sumber pendanaan tambahan bagi sekolah dalam mengatasi tingginya tingkat kemahalan di daerah. Peningkatan kualitas dan mutu pendidikan berdasarkan kinerja daerah dan kinerja sekolah.

Besaran dana BOS reguler yang meningkat untuk per siswa SD/MI adalah dari Rp800.000 di tahun 2019, menjadi Rp900.000 di tahun 2020.

Untuk siswa SMP/MTs sebesar Rp1 juta menjadi Rp1,1 juta. Di tingkat SMA dari Rp1,4 juta di tahun 2019 menjadi Rp1,5 juta di tahun 2020. Sedangkan SMK sebesar Rp1,4 juta menjadi Rp1,6 juta. Terakhir untuk Diksus tidak berubah sebesar Rp2 juta. (mas)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN