Tinjau Proyek PISEW, Ansar Siap Kawal Program Prioritas di Karimun

KARIMUN – Anggota DPR-RI Ansar Ahmad siap mengawal program pembangunan skala prioritas nasional di Karimun. Seperti perluasan kawasan Pelabuhan Malarko, dan bandara yang menurut rencana akan direalisasikan 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Ansar Ahmad saat meninjau Proyek Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun, Jumat (14/8). Dalam kesempatan tersebut, ikut hadir mendampingi dua anggota DPRD Katimun Anwar Hasan dan Rohani ssrta Camat Kundur Barat Murnizam.

”Proyek PISEW ini bertujuan membantu penyediaan infrastruktur dasar, untuk membantu masyarakat kurang mampu. Semoga proyek ini berdaya guna, bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” kata Ansar Ahmad yang dari Fraksi Golkar ini.

Baca Juga :  Ansar: Pilkada Itu Demokrasi, Bukan Dinasti

Dijelaskan Ansar, untuk tahun 2020 ini pihaknya membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Karimun melalui berbagai program kegiatan. Di antaranya, perluasan pembangunan kawasan Pelabuhan Malarko dan penambahan landasan pacu Bandara Karimun, pengaspalan jalan nasional, bedah rumah serta pelaksanaan proyek PiSEW.

       
        Loading...    
   

”Untuk tahun 2020 ini, sudah terealisasi program bedah rumah sebanyak 51 unit di Kecamatan Durai. Proyek PISEW yang dilaksanakan di Durai dan Kundur Barat,” jelas Ansar.

Untuk program yang lain sudah masuk dalam skala prioritas nasional, yang realisasinya akan dilaksanakan pada tahun 2021 yang akan datang.

Baca Juga :  Warga Suku Laut Dapat Pelayanan dari Rumah Sakit Apung

”Mudah-mudahan tidak ada perubahan.program-program besar seperti Pelabuhan Malarko dan perluasan bandara sudah masuk dalam skala prioritas nasional. Saya akan kawal terus sehingga tahun 2021 bisa terealisasi,” katanya.

Menurut dia, penyiapan infrastruktur memadai harus segera direalisasikan di Karimun.
Mengingat daerah ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Pusat, menjadi sentra pengembangan ekonomi baru melalui program penyatuan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dalam satu kawasan Free Trade Zone.

”Program ini harus kita dorong, untuk kemajuan Kepulauan Riau secara keseluruhan,” kata Ansar.

Baca Juga :  Dharez FC Tahan Langkah KCL FC

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, dalam kesempatan terpisah mengucapkan terima kasih karena perhatian yang begitu besar yang diberikan ke daerahnya.

”Apa yang diperjuangkan Pak Ansar di Karimun tentu kita harapkan mampu mendorong percepatan akselerasi pembangunan dan ekonomi. Kita apresiasi terhadap program-program, yang telah dilaksanakan maupun yang direncanakan,” ujar Aunur Rafiq.

Aunur optimis, ke depan Karimun akan tumbuh menjadi daerah penyangga perekonomian di Kepulauan Riau setelah Batam.

”Daya dukung infrastruktur dan potensi wilayah Karimun terus mengalami kemajuan. Dengan penyatuan BBK posisi Karimun akan makin kuat secara ekonomi,” katanya optimis. (yon)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN