DPRD Karimun Menyetujui Pemekaran Dua Kecamatan

APARATUR pemerintah saat hadir di Desa Parit saat Pansus Ranperda turun meninjau persiapan pemekaran kecamatan, beberapa waktu lalu.
       
        Loading...    
   

KARIMUN – DPRD Karimun menyetujui pembentukan dua kecamatan baru di Kabupaten Karimun. Dua kecamatan pemekaran tersebut yaitu Kecamatan Selat Gelam dan Kecamatan Sugi Besar.

Persetujuan pemekaran dua kecamatan ini dilaksanakan dalam paripurna DPRD Karimun yang dipimpin M Yusuf Sirat, Selasa (15/9). Paripurna dihadiri 21 anggota dewan, dan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Kecamatan Selat Gelam merupakan pemekaran dari Kecamatan Karimun. Kecamatan baru ini memiliki wilayah Desa Parit, Desa Parit II, Desa Tulang, dan Desa Selat Mendaun dengan jumlah 24 pulau.

Baca Juga :  Ragu Dengan Tagihan PLN, Semua PJU Tanjungpinang Bakal Pakai Meteran

Sedangkan Kecamatan Sugi Besar pemekaran dari Kecamatan Moro. Ibu kota kecamatan ini yaitu Rawa Jaya. Kecamatan Sugi Besar terdiri dari Desa Sugie, Nyiur Permai, Keban, dan Rawa Jaya, dengan jumlah 55 pulau.

Jubir Pansus Pemekaran Kecamatan DPRD Karimun Efrizal menyampaikan, pemekaran dua kecamatan ini bertujuan sebagai perpendek rentang kendali pemerintahan. Mengingat kedua kecamatan merupakan wilayah yang terdiri dari gugus pulau-pulau.

“Sehingga perlu dilakukan pembentukan kecamatan baru untuk mempersingkat rentang kendali. Sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan dan ekonomi,” ungkap Efrizal.

Baca Juga :  Kecewa, Rm Bakar Sepeda Motor Mantan Istri

Delapan fraksi di DPRD Karimun menyetujui pemekaran kecamatan baru tersebut. Selanjutnya Ranperda Pemekaran Kecamatan di tahun 2020 ini, disetujui oleh pusat.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pansus yang sudah bertungkus lumus, menyelesaikan Ranperda pemekaran kecamatan baru.

“Saya percaya pemekaran kecamatan bisa memperpendek rentang kendali. Termasuk pemerataan pembangunan,” kata Aunur Rafiq mengakhiri. (yon)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN