Setelah Vaksinasi, Kajari Bintan Ingatkan Jangan Cuai dengan Prokes

Kajari Bintan I Wayan Riana bersama dr Bambang meninjau vaksinasi di Kantor Kejari Bintan, Kamis (15/7) kemarin.

BINTAN – Hampir 300-an orang warga Bintan mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan di Km 16 Toapaya Selatan, Kamis (15/7). Kajari Bintan I Wayan Riana mengingatkan, peserta yang telah mengikuti vaksinasi, agar tidak cuai dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hingga Kamis (15/7) pagi, jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi yang digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Bintan, sebanyak 300 orang calon peserta. Dalam kegiatan vaksinasi ini, tim vaksinator memeriksa kesehatan calon peserta vaksinasi.

Beberapa orang peserta yang batuk atau demam, dilakukan tes Rapid PCR. Kemudian, peserta menunggu hasil tes PCR. Upaya ini dilakukan untuk memastikan calon peserta yang akan divaksin tidak dalam kondisi terpapar Covid-19. Selain itu, peserta diperiksa darah dan tensi. Jika calon peserta dalam kondisi tensi di atas 180, atau keadaan gula darah dalam kondisi di atas standar, akan dicancel.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, calon peserta dilakukan screening, baru dilakukan vaksinasi. Terakhir, peserta yang sudah diberikan vaksin, harus menjalani masa observasi minimal 30 menit, sebelum pulang.

       
        Loading...    
   

“Cuma beberapa orang saja yang ditunda vaksinasinya. Karena menunggu hasil PCR dan tensinya di atas 180. Tapi, mereka hampir semuanya sudah divaksin,” kata I Wayan Riana, Kepala Kejari Bintan di sela meninjau vaksinasi, Kamis siang kemarin.

I Wayan Riana menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan sempena memperingati HUT ke-61 Hari Bhakti Adhyaksa. Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Kejari Bintan terhadap masyarakat Bintan. Khususnya bagi warga yang belum divaksin. Diharapkan, kegiatan vaksinasi ini bisa meningkatkan imun atau kekebalan tubuh masyarakat Bintan, dalam menekan penyebaran Covid-19.

Namun, lanjut I Wayan Riana, masyarakat Bintan yang sudah divaksin diingatkan kembali, jangan cuai atau jangan mengabaikan protokol kesehatan. Terus lah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan atau mengurangi mobilitas. Apalagi saat ini, Kabupaten Bintan sedang menjalani PPKM berbasis mikro.

“Ingat ya, setelah vaksinasi ini, jangan cuai dengan prokes. Terutama terhadap perilaku menerapkan 5M itu. Mari kita sukseskan vaksinasi, jalankan protokol kesehatan, untuk menuju Indonesia sehat,” demikian diimbau I Wayan Riana. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN