Warga Pulau Mendambakan WiFi Gratis ala Apri buat Sekolah

SEORANG wali murid menerima data pelajar dari guru di gugusan pulau Kecamatan Mantang.
       
        Loading...    
   

MANTANG – Warga di gugusan pulau Kecamatan Mantang menyambut positif, dengan rencana Apri-Roby, yang ingin menyediakan WiFi gratis buat anak Bintan. Bahkan, warga sangat mendambakan program WiFi gratis ala Apri Sujadi tersebut bisa direalisasikan secepatnya.

“Sekarang, Pak Apri kan cuma cuti dari jabatan Bupati Bintan. Kalau bisa, secepatnya direalisasikan WiFi gratis itu. Tapi, tolong sampaikan ke Pak Apri, WiFi gratis itu tak cuma di masjid atau musala dan surau. Di sekolah daerah pulau juga disediakan WiFi gratis,” harap Along Dai, seorang warga Mantang, Jumat (16/10).

Pada kesempatan lain, seorang siswa daerah pulau juga mendambakan WiFi gratis di sekolah. Sebab, pelajar di daerah pulau perlu akses internet yang lebih cepat.

“Sekarang, memang bisa dapat sinyal internet. Tapi kalau ada WiFi gratis di sekolah, kan mengurangi beban orang tua kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Juta Masker Masuk Gudang Gugus Tugas Covid-19

Sebelumnya, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan H Apri Sujadi bersama Roby Kurniawan telah menyiapkan program jangka pendek dan jangka menengah, untuk lima tahun periode mendatang. Jika terpilih pada Pilkada 2020, 9 Desember 2020 nanti.

Satu dari sejumlah program jangka pendek, yaitu akan menyediakan WiFi gratis dalam menunjang proses belajar mengajar bagi pelajar di Bintan. Program ini untuk mengatasi kesulitan penyediaan paket internet saat pandemi Covid-19.

Di sela bersilaturahmi dengan warga Bintan, H Apri Sujadi mengatakan, penyediaan WiFi gratis itu merupakan salah satu program gerakan 300 titik hotspot WiFi gratis, yang akan ditempatkan di masjid dan musala yang ada di Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Empat Doktor Bersaing di Pemilihan Rektor UMRAH

Menurutnya, penyediaan akses WiFi gratis bisa dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan penyediaan paket internet bagi pelajar. Kenapa ditempatkan di masjid dan musal. Ini sekaligus mendorong anak-anak untuk dapat belajar secara online, dan ikut melaksanakan ibadah dalam rangka menciptakan generasi Bintan yang berakhlakul kharimah.

“Jadi, ada saatnya mereka bisa belajar di masjid, juga sekaligus ada saatnya anak-anak diarahkan untuk salat dan mengaji. Nanti kita memberdayakan guru-guru, guru ngaji, ustaz, ulama, imam masjid serta marbot ikut mengawasi saat anak-anak kita belajar. Daripada harus nongkrong di kedai kopi atau kafe, mending nyari WiFi di masjid, belajar sekaligus beribadah,” ujar Apri Sujadi, Kamis (15/10).

Apri menyebutkan, saat ini, ada lebih kurang 25.170 siswa SD dan SMP dari 130 lebih sekolah di Bintan. Maka dengan disebar dalam 300 masjid, musala, surau maupun rumah ibadah lainnya, maka dalam satu rumah ibadah ada sekitar 83,9 siswa yang belajar online. Dapat dibagi menjadi 3 sif belajar. Maka dimungkinkan ratio anak belajar per sif menjadi 27,9 siswa.

Baca Juga :  SMAN 1 Tanjungpinang Juara 1

Tentu saja, dalam pemanfaatan WiFi gratis ini, dengan protokol kesehatan yang diawasi. Karena, belajar di sekolah juga memiliki sif belajar.

“Jadi, kita fasilitasi anak-anak di tiap kampung dengan internet gratis di masjid atau rumah ibadah lainnya, guna meringankan beban orang tua. Dan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan. Hal ini juga sekaligus dapat membangun interaksi sosial yang baik di lingkungan tempat tinggal. Sekaligus menghilangkan kekhawatiran orang tua terhadap anak-anaknya,” tamah H Apri Sujadi. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN