Dua ASN Tersangka Kejahatan Pertanahan, Pemkab Bintan Pelajari Langkah Hukum



BINTAN – Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Bintan menjadi tersangka kasus kejahatan pertanahan di Kelurahan Tanjungpermai, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Penetapan dua tersangka dari jajaran Pemkab Bintan itu pun menjadi perbincangan hangat.

Namun, bagaimana langkah hukum yang dilakukan Pemkab Bintan terkait dua ASN nya yang tersandung “mafia pertanahan” tersebut. 

Roby Kurniawan, Plt Bupati Bintan yang diwawancarai terkait langkah hukum Pemkab Bintan terkait dua ASN itu mengaku belum mengetahui pasti kasus tersebut. Bahkan saat ditanya apakah ada bantuan hukum bagi keduanya, Roby mengatakan masih lihat-lihat.

“Nanti kita lihat dulu lah ya, karena saya juga baru mendapat informasi. Kemarin saya lihat dari media, nanti kita akan lihat seperti apa. Yang jelas proses hukum harus kita hormati,” jawab Roby, kemarin.

Dua ASN Pemkab Bintan yang sudah menjadi tersangka yaitu RP yang bertugas di Satpol PP Bintan dan S yang merupakan Lurah Tanjungpermai.

RP sudah ditahan di Mapolres Bintan bersama CG dan HP yang juga tersangka. Ketiganya langsung dilakukan penahanan setelah 5 hari ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober lalu.

Sementara itu, S ditetapkan tersangka bersama oknum notaris berinisial RAG sejak awal pekan lalu, namun hingga kini belum ada rilis resmi dari kepolisian apakah keduanya turut ditahan bersama 3 tersangka lainnya.(aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN