Kuasa Hukum Penggugat Ganti Rugi Lahan Jembatan Babin Tunjukan Bukti Tertulis



BINTAN – Urip Santoso SH dan Nofrizal SH selaku kuasa hukum Maryulis dan atau Mukhlis yang menggugat Dinas PUPR Kepri dan BPN/ATR Bintan, terkait harga ganti rugi lahan, menunjukkan bukti-bukti tertulis kepada majelis hakim. Penunjukan bukti tertulis tersebut setelah pihak Tergugat atau Termohon menyampaikan jawaban tertulis atas gugatan yang disampaikan Urip Santoso SH.

Bukti-bukti tertulis yang disampaikan kuasa hukum merupakan bentuk kesiapan pihaknya atas gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang dengan nomor 1/Pdt.G/2022/PN Tpg yang didaftarkan pada 4 Januari lalu.

Adapun beberapa bukti tertulis seperti data ganti rugi lahan milik beberapa warga lainnya dalam bidang nomor 50, 52, 53 dan nomor 20 sebagai pembanding nilai ganti kerugian.

“Seperti salah satu pembanding kolam ikan yang berada di bidang nomor 20 milik Lister Butar-Butar yang dihargai Rp 4,7 juta. Sedangkan kolam ikan klien kami sebanyak 9 kolam tidak ada nilai ganti ruginya,” sebutnya, Senin (17/1).

Ia menyampaikan juga, dalam sidang selanjutnya yang merupakan persidangan lapangan dan juga keterangan saksi, pihak sudah siap untuk menyampaikan ke muka persidangan.

“Kami sudah siap dan kami akan kuliti kesalahan-kesalahan oleh tim penilai di muka sidang nanti. Klien kami tidak menolak pembangunan jembatan Babin, sangat mendukung, namun kami akan buktikan perhitungan pemerintah dalam ganti rugi ke klien kami tidak tepat,” ucapnya.

Sementara itu, Ponco Santoso selaku pengacara negara dari Datun Kejati Kepri yang mewakili Tergugat/ Termohon 1 PUPR Kepri dan Termohon II BPN/ATR Bintan menyampaikan dalam poin jawaban jika keputusan pembayaran yang dilakukan pemerintah sudah tepat.

“Kepada majelis hakim kami mintakan jika nilai ganti rugi sebesar Rp 1.054.437.509,- untuk Pemohon sudah tepat,” sebutnya.

Ia mengatakan, untuk sidang kedua kali ini pihaknya menyampaikan jawaban tertulis dan akan menyampaikan bukti tertulis untuk Termohon 1 dan 2 pada Kamis mendatang.

“Hari ini sudah penyampaian jawaban dan bukti tertulis Pemohon. Nanti sidang selanjutnya kami akan sampaikan bukti tertulis Termohon 1 dan 2. Setelah itu ada sidang lapangan dan selanjutnya akan ada penyampaian saksi-saksi dari Pemohon dan selanjutnya kami,” jawabnya saat diwawancarai usai sidang. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN