Suami Diusir karena Istri Mau Selingkuh di Rumah

Polisi datang melihat pasangan selingkuh yang digrebek suami dan warga.

KATINGAN – Ada-ada saja kelakuan Kuntum (24 tahun) ini. SUaminya sendiri diusir keluar dari rumahnya padahal mereka masih memiliki anak yang masih balita. Ternyata retaknya harmonisasi keluarga Kuntum dengan pria berinisial WHD lantaran Kuntum sudah punya cem-ceman baru. Pria yang menjalin hubungan sembunyi-sembunyi dengan Kuntum ternyata berinisial SMR. Usia SMR lebih tua dua tahun dari Kuntum. Namun asmara mereka terkuak saat mereka lagi asyik bermesraan lalu digrebek sang suami bersama polisi di rumah mereka yang ada di daerah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada Senin (14/6/2021).

Kecurigaan sang suami bermula pada Selasa (8/6/2021). Kuntum dan WHD cek-cok lalu Kuntum mengusir suaminya agar pergi dari rumah. WHD kerab mendapatkan laporan dri warga kalau istrinya diam-diam punya pacar dan sering datang tengah malam secara sembunyi-sembunyi.

Lalu pada Minggu (14/6/2021) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, WHD melintas di depan rumah istri dan melihat ada sepeda motor parkir di halaman rumah. parkir motor ini agak disembunyikan. WHD yang sudah curiga mencoba mendekati rumah, ternyata benar ada laki-laki dalam rumah istrinya itu dan mereka mesra di dalam rumah.

Lalu WHD mengajak dua orang warga untuk mendobrak rumah istrinya dan mendapati sang istri sedang berduaan dengan laki – laki lain yang ternyata pria berinisial SMR (26 tahun). Saat rumah didombrak sang istri dan pria itu sudah berpakaian biasa. Tidak terima, dengan hal itu, WHD melaporkan kejadian ke Polsek Katingan Hilir.

       
        Loading...    
   

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi TKP dan memerintahkan WHD, kuntum dan SMR untuk datang ke Mapolsek Katingan Hilir. Lalu mereka dilakukan mediasi. Mengingat permasalahan tersebut masih dugaan, sehingga kami segera melakukan mediasi agar permasalahan ini tidak berkepanjangan,” jelas Aipda Noor Hendra seperi dilansir di laman Humas Polda Kalteng.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono, mengatakan dari hasil mediasi, WHD mengurungkan niatnya untuk melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum. Apalagi anak dari pernikahannya dengan Kuntum masih balita dan memerlukan kasih sayang seorang ibu.

“Bagaimanapun kejadian ini masih dugaan ditambah lagi dugaan tersebut merupakan delik aduan yang berarti perkara dapat ditangani jika ada laporan. Maka terlebih dahulu dilakukan mediasi. Meskipun pelapor tidak ingin menyelesaikan permasalahan ke jalur hukum WHD tetap akan membawa permasalahan rumah tangganya ke jalur adat,” jelas Kapolsek. (*/arl)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN