Mantan Pekerja Jaringan PLN Mencolong Kabel Listrik

KAPOLSEK Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi memperlihatkan barang bukti dan tersangka pencurian kabel PLN, Sabtu.
       
        Loading...    
   

KAWAL – Dua orang warga Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Kepri akhirnya diseret polisi ke tahanan Polsek Gunung Kijang, Rabu (14/10) lalu. Dua warga berinisial YP dan SS ini diringkus Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang ketika sedang beraksi mencuri kabel PLN di area tiang listrik Km 18 Kelurahaan Toapaya Asri.

Kapolsek Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi SH mengatakan, penangkapan pelaku pencurian kabel PLN itu, merupakan tindak lanjut dari laporan pihak PLN Kijang, Kabupaten Bintan. Pihak PLN melaporkan kejadian kehilangan kabel listrik jenis All Aloy Aluminium Conductor (A3C) ukuran 240 mm, di lokasi tiang listrik PLN jalan lintas barat Km 18 Kelurahan Toapaya Asri, Senin (12/10) lalu.

Baca Juga :  Musim Kampanye, Jangan Abaikan Protokol Kesehatan!

Rabu (14/10), tim Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang sekitar pukul 21.00 WIB, menemukan pelaku bersama hasil curiannya. Bahkan ditemukan kenderaan roda empat merek Suzuku Ertiga warna hitam BP 1519 TI yang digunakan, untuk membawa hasil curiannya.

“Ternyata tersangka melakukan aksi pencurian kabel listrik, sudah dua kali di tempat yang sama. Pertama, dilakukan 3 (tiga) orang, dan yang kedua hanya 2 orang. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, kemungkinan di tempat yang lainpun ada kejadian yang sama,” jelas Monang P Silalahi didampingi Kasubbaghumas Polres Bintan AKP Nurmansyah Lubis dan Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang Iptu Nyoman A Mahendra Str K, Sabtu (17/10).

Baca Juga :  Kejurnas Antar-PPLP 2020 Ditunda

Dijelaskannya, kabel listrik A3C ukuran 240 mm hasil curian tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari pelaku. Adapun modus yang digunakan tersangka dengan memanfaatkan aksinya pada waktu malam hari. Saat aktivitas masyarakat sangat terbatas.

“Pelaku pernah bekerja di bagian jaringan PLN, dan mengetahui kabel yang dicurinya tidak dialairi aliran listrik,” tambah.

Usai diringkus, kedua pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Polsek Gunung Kijang, untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Pelaku SS diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHP, juncto UU RI 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara.

Baca Juga :  Kepri Siapkan Anggaran Sebesar Rp324 Miliar untuk Pilkada 2020

Sedangkan pelaku YP diancam dengan Pasal 363 ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHP, juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara ditambah sepertiga ancaman pokok. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN