Masih Ada 100 TKI yang Positif Covid-19 di Batam

TKI saat menjalani pemeriksaan medis.

BATAM – Tahun 2022 ini jumlah warga yang terpapar Covid-19 sudah semakin kecil. Termasuk untuk para TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Indonesia. Ada dua pelabuhan di Batam yang ditetapkan untuk menerima para TKI yang pulang dari Singapura dan Malaysia. Dua pelabuhan itu yakni Harbour Bay di Batuampar dan Pelabuhan Internasional Batamcenter.

Meski saat ini ada ratusan TKI yang masuk melalui dua pelabuhan di Batam, namun jumlah yang terpapar covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Inspeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam tinggal 100 orang lagi.

Menurut Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu selaku Dansatgassus PMI melalui Mayor Inf Reza Fahlevi sebagai Kapenrem 033/WP, saat ini RSKI Pulau Galang mengalami penurunan okupansi sebanyak 21,74persen.

“Kini RSKI hanya dihuni 100 pasien yang terdiri dari 48 orang laki-laki dan 52 orang perempuan. Yang sudah sembuh diarahkan ke tempat karantina menjelang kepulangan. Pekan sebelumnya, pasien RSKi lebih dari 200 orang pasien,” kata Mayor Inf Reza Fahlevi.

       
        Loading...    
   

Menurut Mayor Inf Reza Fahlevi, hingga saat ini belum ada ditemkan kasus varian omicron di wilayah Kepri.

Menurut Reza Fahlevi, Dansatgassus PMI selaku Dansatgassus PMI selalu memastikan validitas kesiapan personil dalam pemeriksaan dan pelaporan data. “Beliau pantau setiap harinya. Danrem ingin menjamin serta memastikan bahwa tugas Satgassus PMI terlaksana dengan baik sebagai wujud pertanggungjawabannya sebagai Dansatgassus PMI kepada Pemerintah & Masyarakat,” kata Reza Fahlevi.

Setiap TKI dikawal dan diperiksa secara berlapis oleh Satgassus PMI di pelabuhan kedatangan. Masing-masing mesti mengikuti rapid test antigen dan PCR tahap 1. Yang negatif dlangsung dibawah ke lokasi karantina. Sementara yang positif dibawa ke RSKi untuk dirawat sampai sembuh.(*/arl)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN