WN Malaysia Diburu Warga, Diduga Melarikan Uang Karyawan PT BAI

BUPATI Bintan Apri Sujadi dan manajemen PT BAI menandatangani nota kerja sama penempatan tenaga kerja lokal, belum lama ini.

BINTAN – Seorang Warga Negara (WN) Malaysia diburu warga dan diviralkan di media sosial, disebut melarikan uang pekerja yang bekerja di PT BAI Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.

WN Malaysia yang disebut bernama Tan itu viral di media sosial Facebook jual beli otomotif Tanjungpinang-Kijang-Uban, yang di unggah oleh pemilik akun Hendrik Apriadi.

Hendrik merupakan salah seorang korban uang gaji yang dilarikan WN Malaysia itu menyebutkan, pria asal Malaysia itu merupakan salah satu pemborong di PT BAI. Adapun jumlah pekerja yang tidak di bayarkan gaji ada 40 orang pekerja.

Baca Juga :  Edi Bikin Aneka Miniatur

“Gaji karyawan yang tidak dibayar sudah 2 bulan, saat dikontak jam 3 kemarin, nomor kontaknya sudah tidak aktif lagi,” terang Hendrik saat ditanyakan melalui akun Facebooknya.

       
        Loading...    
   

Ia dan pekerja lainnya juga sudah mencoba mendatangi hotel tempat Tan menginap, di Hotel Bali Tanjungpinang, dengan nomor kamar E 217.

“Saat pekerja mengecek ke hotel, Tan tidak ada lagi,” terangnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan, Indra Hidayat mengenai kasus ini menuturkan, terkait info diatas dirinya tidak mengetahui. Menurutnya, hal tersebut merupakan masalah internal perusahaan.

Baca Juga :  Rumornya Permintaan Bayi, Warga di Mepar Ramai-ramai Makan Telur Rebus

“Kami rasa masih masalah internal perusahaan,” jawabnya.

Saat ditanyakan apa tindakan dari Disnaker Bintan, Indra menyebutkan, bahwa hingga saat ini mereka belum ada mendapatkan laporan dari korban.

“Terkait pengawasan TKA merupakan kewenangan Provinsi Kepri,” tutupnya.

Manajer Operasional PT BAI Zurkani Afikri juga tidak mengetahui secara jelas, tentang permasalahan yang dilakukan perusahaan subkon tersebut.

“Waduh, saya tak copy (soal tersebut),” kata Zurkani singkat. (aan/fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN