Kejari Bintan Turun Tangan, Perusahaan Penunggak Pajak Daerah Mulai Membayar


BINTAN – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan yang turun tangan melakukan penagihan tunggakan pajak daerah Kabupaten Bintan mulai menunjukkan hasil. Beberapa wajib pajak, khususnya perusahaan sudah mulai melakukan pembayaran tunggakan.

I Wayan Riana, Kepala Kejari Bintan mengatakan, pihaknya melalui kuasa khusus dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sejak April lalu sudah melakukan penagihan. Hasilnya penunggak pajak melakukan pembayaran dengan mencicil.

“Sudah ada yang mulai membayar. Ada satu perusahaan yang membayar, mereka sanggup mencicil Rp 50 juta perbulan, tapi realisasinya Rp 30 juta perbulan, mereka minta keringanan karena covid-19. Itu salah satu perusahaan,” kata Wayan saat diwawancarai di Tanjunguban.

Saat ditanya berapa rincian progres pembayaran tunggakan pajak yang mencapai angka total Rp 100 miliar dari sejumlah wajib pajak daerah, Wayan mengakui belum dapat menghitung pasti. Namun pihaknya akan memantau terus pembayaran tunggakan tersebut.

“Jumlahnya belum kami hitung pasti berapa. Itu nanti kami serahkan ke Bapenda, tapi biar jalan dulu yang sudah bayar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kartini, plt Kepala Bapenda Bintan yang dikonfirmasi mengenai tagihan tunggakan pajak mengaku sudah bekerjasama dengan kejaksaan. Soal berapa tunggakan pajak yang sudah tertagih dan raihan pajak daerah per semester pertama 2021, Kartini belum menjawab secara rinci.

“Soal jumlah pajak yang tertagih belum kami pastikan angkanya,” katanya.

Saat ditanya soal target PAD Bintan sebesar Rp 120 miliar, Kartini juga belum dapat menyampaikan berapa besarnya.

“Soal PAD itu kita ikut Pak Sekda saja, kami satu suara saja,” jawabnya. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN