Jembatan II Dompak Bisa Dilewati Mobil Maksimum 6 Ton

Loading test Jembatan II Dompak, Jumat (20/11). Kini, Jembatan II Dompak sudah bisa dilintasi mobil dengan beban maksimum 6 ton.

DOMPAK – Kabar baik untuk pengguna jalan menuju perkantoran Gubernur Kepri, Pulau Dompak. Saat ini Jembatan II Dompak sudah bisa dilewati khusus kendaraan tonase di bawah 6 ton.

Jembatan II Dompak ini sebelumnya sempat viral di media sosial dan tutup sementara Agustus 2019 lalu.

Kini setelah dilakukan perbaikan dan pengujian, jembatan tersebut kembali dibuka untuk umum kecuali kendaraan berat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan ruang dan Pertanahan (PUPP) Pemprov Kepri, Rody Yantari menyampaikan, pengerjaan perbaikan jembatan ini selesai lebih cepat dari tempo yang ditentukan di dalam kontrak kerja antara pemerintah dan kontraktor.

       
        Loading...    
   

Saat menyaksikan uji coba dinamik loading test di atas Jembatan II Dompak, Rody menceritakan, pihaknya menerjunkan tim teknis dari konsultan Graha Survei Indonesia (GSI) pihak yang memiliki sertifikasi khusus untuk pengujian jalan dan jembatan.

Baca Juga :  10 TKA dari PT BAI Langsung Dipulangkan

”Dari alat uji yang digunakan GSI, sistem kekuatan jembatan hasilnya sangat baik. Dua hari sudah dilakukan uji tes. Insya Allah setelah kita syukuran besok, Senin sudah bisa dibuka normal,” jelas Rody kepada wartawan, Jumat (20/11) sore.

Mantan Kabid Sumber Saya Air (SDA) di Dinas PUPR ini menegaskan, perbaikan kembali akan dilakukan di tahun anggaran 2021 mendatang. Karena itu, pihaknya membatasi daya berat kendaraan yang boleh melintas di jembatan tersebut.

”Jadi kendaraan yang boleh melintas kendaraan di bawah tonase 3 ton sampai 6 ton. Kendaraan seperti truk, bus belum bisa melewati jembatan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Karimun Tak Peduli Hujan, Asalkan Bisa Bertemu Ansar Ahmad

Pengerjaan perbaikan jembatan ini dilakukan kontraktor PT. Wassenar Karya Marga perusahaan asal Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan penawaran sebesar Rp8,7 miliar dari pagu anggaran Rp9,3 miliar.

Proses pekerjaan dimulai pada Mei 2020 lalu. Rencananya, di tahun 2021 mendatang Pemprov Kepri optimis menyelesaikan proses perbaikan dari 165 tiang jembatan kini 68 tiang yang sudah selesai diperbaki.

Didampingi pimpinan kontraktor PT WKM Nurul Fauzi, Rody menambahkan untuk perbaikan lanjutan pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sedikitnya Rp10 miliar.

”Kami berharap pengerjaan lanjutan nanti, kontraktor jauh lebih baik yang mengerjakan saat ini,” harap Rody.

Baca Juga :  121 Janda Baru di Anambas

Dalam kesempatan yang sama, kontraktor PT WKM Nurul Fauzi menyampaikan, pengerjaan proyek jembatan ini tidak terdapat banyak hambatan di lapangan.

Pihaknya justru merasa tertantang oleh Pemerintah provinsi Kepri untuk mengerjakan proyek jembatan tersebut agar selesai lebih awal dengan kualitas yang baik.

”Alhamdulillah kami bisa kejar target, dan memenuhi janji petahana Gubernur Kepri, jembatan ini berhasil kami selesaikan dengan sisa waktu 20 hari ke depan. Kami merasa puas. Ke depan masyarakat di Tanjungpinang khususnya bisa kembali menggunakan jembatan ini seperti biasa,” terang Fauzi. (ais)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN