Diacak, Mendadak Propam Cek Urine Personel Polres Bintan

Pemeriksaan urine di Polres Bintan pada Sabtu pagi.

BINTAN – Propam Polres Bintan melakukan tes urine kepada personel di lingkungannya, pada Sabtu (20/1). Namun tes tersebut dilakukan secara acak dan dadakan.

Tes urine tersebut merupakan buntut dari penangkapan Kapolsek Astana Anyar dan anggotanya terkait sabu-sabu. Beberapa personel yang dicek urinenya secara mendadak dari berbagai satuan, yaitu dari Satresnakoba 5 Personil, Satreskrim 5 Personil, Satsabhara 5 Personil, Satintelkam 1 Personil, Bagian Sumda 1 Personil, Bagian Ops 2 Personil, Sipropam 5 Personil dan Sitipol 1 Personil.

Kasipropam Polres Bintan Ipda P Hasibuan mengatakan, cek urine secara acak dan dadakan yang di gelar Sabtu (20/2) kemarin, merupakan perintah lisan dari Kabidpropam Polda Kepri pada tanggal 19 Februari 2021.

Baca Juga :  Kini, Swab Terduga Korona Sudah Bisa Diperiksa di Batam

Dalam surat perintah itu tentang Perintah Opsgaktiblin Penyalahgunaan Narkoba dengan test Urine Personil di seluruh jajaran Polda Kepri.

       
        Loading...    
   

Cek urine ini dilakukan secara acak dan dadakan guna menindaklanjuti terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh Kapolsek Astana Anyar Polrestabes Bandung Polda Jabar beserta 11 anggotanya beberapa waktu lalu.

“Nah dengan kasus yang telah menurunkan citra dan wibawa Polri di mata masyarakat itu, Kapolri menugaskan seluruh personel di tingkat Polda. Khususnya jajaran Polda Kepri untuk menggelar test urine secara acak dan dadakan,” terang

Baca Juga :  Plt Gubernur Kepri Bentuk Tim Posko Penanganan Covid-19 di Batam

Ia juga menambahkan, untuk hasil dari test urine yang dilakukan terhadap 25 personil Polres Bintan hasilnya dinyatakan negatif.

“Sebanyak 25 Personil Polres Bintan yang melaksanakan Test Urine tersebut dinyatakan Negatif,” tutupnya. (aan/fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN