Jaksa Ingatkan Penggunaan Dana Kelurahan Harus Tepat Guna Dan Efisien

BINTAN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan mengingatkan dan mengimbau penggunaan dana kelurahan dapat tepat guna, efisien dan memberikan manfaat bagi warga. 

Demikian dikatakan oleh I Wayan Riana, Kajari Bintan menjawab pertanyaan media saat dikonfirmasi, Selasa (21/9) siang. Mantan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan jika pengawasan dana kelurahan akan sama dengan dana desa yang kini terus diawasi penggunaannya karena kerap ditemukan adanya penyalahgunaan.

“Pengawasan kami untuk dana kelurahan ini sama dengan dana desa. Kami tetap mengimbau agar pihak kecamatan dalam merealisasikannya harus tepat guna dan efisien,” jawabnya.

       
        Loading...    
   

Ia menambahkan, saat masa pandemi covid-19, anggaran dana kelurahan pastinya memiliki peran yang penting untuk masyarakat. Mulai dari pembangunan hingga pemberdayaan masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya.

Ia juga menekankan, penggunaan dana kelurahan juga harus untuk masyarakat banyak dan jangan sampai hanya untuk segelintir kelompok saja atau menjadi bancakan.

Sementara itu, Adi Prihantara, Sekretaris Daerah Bintan yang dikonfirmasi terkait jumlah anggaran dana kelurahan untuk tahun 2021 belum dapat dipastikan jumlahnya. 

“APBD Perubahan belum siap, belum tahu jumlah (anggaran) akhirnya,” jawabnya singkat.


Sebelumnya sejak tahun 2018, dana kelurahan mulai dialokasikan ke setiap kelurahan. Di Bintan, dana kelurahan setiap tahunnya cukup besar, setiap kelurahan mendapatkan alokasi anggaran di atas Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN