Oh, Ternyata Pajak Penerangan Jalan Disetor Ke Pemda

salah satu lokasi Lampu Penerangan Jalan yang sudah tidak berfungsi lagi di daerah Bukit Arai

Natuna – Mungkin sebagian masyarakat tidak mengetahui setiap kali pembayaran listrik, baik pra-bayar maupun pasca-bayar, masyarakat selalu dikenai biaya tambahan di luar tarif pemakaian listrik per kWh.

Ternyata tidak hanya itu, selain tambahan biaya administrasi bank dan biaya materai, PLN juga menambahkan biaya komponen pajak penerangan jalan (PPJ) kepada masyarakat pengguna listrik diwilayah Kabupaten Natuna.

Terlebih lagi hanya sebagian masyarakat yang sudah mengetahui bahwa kemana PPJ disetorkan. Selama ini masyarakat hanya bisa mempertanyakan begitu saja kenapa lampu jalan banyak yang tidak berfungsi lagi.

Sementara Manager PLN Rayon Natuna, Boni Sofianto saat dikonfirmasi media ini menuturkan, sudah sejak lama PPJ tidak lagi masuk ke Kas BUMN Listrik, namun langsung disetorkan ke Pemerintah daerah secara langsung.

       
        Loading...    
   

“Terkait perawatan dan lampu penerangan jalan, di wilayah kota ranai dan sekitarnya sekarang kewenangannya langsung berada di Pemerintah Daerah, bukan lagi di PLN,” kata Boni Manager PLN Rayon Natuna. Selasa (21/9).

Jalan Nasional yang masih minim penerangan Jalan

Tambahnya, selain itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah. PLN tidak lagi mengurusi PPJ karena merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa digunakan untuk pengembangan atau pembangunan daerah tersebut.

“Untuk dinas yang bisa menangani terkait Lampu Penerangan Jalan, pastinya saya kurang mengetahuinya dinas mana yang mengelolanya, apakah itu Dinas Perkim atau Dinas PU,”ucap singkatnya.

Ternyata tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan minimnya penerangan jalan disejumlah titik salah satunya di Daerah Bukit Arai.

“Dulu jalan itu sempat ada lampu penerbangan jalan didua jalur itu tapi hanya bertahan dua bulan saja, dan sekarang sudah banyak yang mati,” kata Kus warga Ranai.

Ia juga menuturkan, tidak hanya di wilayah Bukit Arai di daerah Batu Kapal pun banyak titik penerangan jalan yang sudah mati.

“Aneh saja, perasaan baru dipasang. Apakah karena rusak atau gak ada pulsa token. setau saya baru dipasang tapi sudah banyak kaca lampunya yang rusak,”ujarnya.

Sementara, saat media ini mengkonfirmasi kedua Dinas tersebut tidak ada satupun yang dapat dihubungi sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan langsung dari dinas terkait. Laporan (Hardiansyah).

       
        Loading...    
   
BAGIKAN