PKT Kotaku Disambut Baik Masyarakat Tanjungpinang di Tengah Pandemi

DOMPAK – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan. Program ini juga mendukung “Gerakan 100-0-100” yaitu 100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. 

Kini di Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri salah satu Kelurahan yang terpilih untuk pencanangan program Padat Karya Tunai (PKT) Kotaku di Kepri. 

Lurah Kelurahan Dompak Nidia Widyastuti Selayar mengapresiasi program PKT Kotaku di wilayah kerjanya. Ia merasa sangat terbantu karena program Kotaku ini sangat membantu prekonomian masyarakat sekitar yang terdampak. Di wilayah kerjanya, ia menjelaskan tiga tempat yang menjadi fokus pengerjaan program PKT Kotaku ini diantaranya Dompak Seberang, Dompak Lama, dan kawasan Dompak Batu Naga. 

“Kami menyambut baik program PKT Kotaku di wilayah kami saat ini, karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami di tengah pandemi Covid. Saat ini masih terus berjalan, kita berharap pengerjaannya berjalan baik dan ke depan terus ada untuk wilayah Tanjungpinang,“ jelas Nidia. 

       
        Loading...    
   

Sebagai informasi kegiatan PKT Kotaku ini, wujud nyata perhatian Presiden RI Joko Widodo terhadap kegiatan melalui konsep padat karya di tengah pandemi Covid-19. 

Konsep ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat bersifat produktif, berasaskan pemanfaatan tenaga kerja dalam jumlah besar, dengan tujuan mengurangi pengangguran untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat. 

Selanjutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, memiliki gagasan dengan mengadopsi mekanisme Cash for work pada program Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Kotaku untuk mendukung instruksi Presiden tersebut.

Kemudian, kriteria kelurahan lokasi penerima Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash For Work (CFW), Kelurahan atau Desa, berdasarkan

Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 177/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Lokasi dan Besaran Bantuan Kegiatan infrastruktur Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2021. 

Dan, memiliki asset infrastruktur permukiman yang telah dibangun lebih dari 1 tahun oleh program Kotaku maupun Program IBM lain melalui swakelola masyarakat (BKM/LKM). Begitu pun dengan, kriteria masyarakat penerima CFW ini, antara lain,  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau warga miskin yang terkena dampak bencana pandemi Covid-19, yang tinggal di wilayah lokasi sasaran CFW, kemudian, masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau berkurangnya penghasilan akibat dampak bencana pandemi Covid-19, selanjutnya, diutamakan pencari nafkah utama keluarga laki-laki atau perempuan dan bukan anak dibawah umur. 

Koordinator Badan Keswadyaan Masyarakat Kelurahan Dompak, Dodi menjelaskan kegiatan PKT Kotaku di Pulau Dompak terdiri dari rehabilitasi jalan dan draenase. Program ini sangat membantu masyarakat setempat di tengah pandemi, selain mendapatkan pekerjaan perekonomian mereka terbantu. 

“Saat ini sudah berjalan diatas rata-rata 30 persen, kita menargetkan selesai dan berdampak positif untuk masyarakat kami,“ tutup Dodi. (*/cr30)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN