Covid-19 Mengganas, Belajar Tatap Muka Ditunda Lagi

TAMSIR SSi MSi Kadisdik Bintan.
       
        Loading...    
   

BINTAN – Penularan virus korona (Covid-19) terus mengganas di Kabupaten Bintan. Imbasnya, belajar tatap muka di sekolah bagi pelajar SMP dan SD di Bintan, ditunda lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, per 21 September 2020, terjadi penambahan 2 kasus baru di salah satu Ponpes Kecamatan Toapaya. Kasus positif Covid-19 menjadi 35 orang. Secara menyeluruh, dari data Satgas Covid-19 Bintan, jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi hingga saat ini, ada 133 kasus. Dari jumlah itu, meninggal sebanyak 3 orang, sembuh sebanyak 85 orang, dan sedang dirawat atau isolasi mandiri sebanyak 44 orang.

Baca Juga :  Pengganti Tisha Diharapkan Lebih Profesional

Secara akumulatif total kasus dari cluster ini berjumlah 45 kasus dengan adanya penambahan 2 kasus baru, Senin (21/9). Sedangkan santri yang sembuh 10 orang. Dua kasus baru nomor 132 dan 133.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi mengatakan, awalnya belajar tatap muka di sekolah, dilaksanakan akhir September ini. Tapi, karena kasus Covid-19 di Pondok Pesantren di Toapaya bertambah, belajar tatap muka ditunda.

“Rencananya 1 Oktober nanti, kita laksanakan belajar tatap muka di sekolah. Tak jadi akhir September ini. Itu, hanya beberapa kecamatan saja yang bisa belajar tatap muka,” kata Tamsir, Selasa (22/9).

Baca Juga :  Tiga Bulan Tak Dimutasi, Kendaraan Bakal Ditilang

Tamsir mengungkapkan, sekolah tingkat SMP yang bakal melaksanakan belajar tatap muka itu, hanya di daerah pulau dan pesisir.

“Yang dibuka belajar tatap muka itu di Kecamatan Mantang, Bintan Pesisir dan Tambelan. Kemudian di Teluk Bintan, itu pun hanya di Desa Pengujan,” sebut Tamsir.

“Surat pengajuannya sudah kita sampaikan ke Pak Bupati, untuk belajar tatap muka di sekolah per 1 Oktober itu. Tinggal dipertimbangkan Pak Bupati saja,” ujar Tamsir menambahkan. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN