Diminta Infineon dan Philips Lockdown 14 Hari

       
        Loading...    
   
Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi

BATAM – Kegiatan produksi di dua perusahaan di Mukakuning, PT Infineon Technologies Batam dan PT Philips Industries Batam, diajukan untuk ditutup sementara atau lockdown. Usulan penutupan sementara diusulkan, karena 130 karyawan di dua perusahaan itu dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, Selasa (22/9) di Batam, mengungkapkan usulan itu. Kabid Kesehatan tim Gugus Tugas Covid-19 ini mengatakan, pihaknya merekomendasikan, manajemen kedua perusahaan menutup sementara produksi.

“Alhamdulillah pak Wali setuju lock down dua PT tersebut,” ungkap Didi.

Baca Juga :  Peserta JKN-KIS Meningkat di Tanjungpinang

Diakui, usulan penutupan sementara kedua perusahaan itu diusulkan ke Wali Kota. Saat ini surat disiapkan Asisten Pemerintahan, Yusfa Hendri. Surat rekomendasi itu yang akan diserahkan ke Ketua Tim Gugus Tugas yang dijabat Wali Kota, untuk tandatangani.

“Sekarang suratnya disiapkan. Kita ajukan untuk penutupan selama 14 hari,” ungkap Didi,” sambungnya.

Penutupan kedua perusahaan itu untuk sementara setelah di PT Philips ada 67 orang yang dinyatakan positif. Sementara di PT Infinion ada 63 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga :  Penerimaan Siswa SMP di Batam Mulai 4 Mei 2020

“Tapi belum semua masuk rilis. Nanti sore atau malam akan dirilis lagi,” bebernya.

Kedua perusahaan elektronik itu sendiri, saat ini beroperasi dikawasan industri Batamindo dan Panbil Industrial Park.(mbb)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN