Gara-Gara Ranting Di Kebun, Warga Batam Masuk Sel Di Bintan, Kok Bisa?



BINTAN – S, seorang warga Batam yang memiliki lahan di Kampung Limau, Desa Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala Lobam harus berurusan dengan kepolisian. Hal itu disebabkan ia membakar ranting-ranting pohon di kebunnya pada Sabtu (20/2) kemarin.

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono mengatakan, S harus diamankan dan ditahan polisi karena ia dianggap lalai dalam membakar ranting pohon di kebunnya sehingga menyebabkan lahan gambut terbakar seluas 10 hektar di Desa Kuala Sempang.

“Sabtu lalu S ini berniat membersihkan kebunnya di Kampung Limau. Saat membakar lahan dan api menyala, api langsung merambat cepat ke luar lahannya dan membakar lahan gambut. Ini dikarenakan angin kencang dan cuaca panas,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, saat api membesar, S sempat meminta tolong kepada Sapri, tetangga di kebunnya untuk membantu memadamkan api. Tapi apa daya api menyala dan semakin membesar.

“Saat api membesar dan meluas, RT setempat langsung ke lokasi. Khawatir api akan membakar kabel PLN, lantas RT langsung menghubungi pihak PLN untuk pemutusan arus listrik,” terangnya. 

Kemudian, saat api membesar pihak Damkar, TNI Polri dan pihak desa serta pemuda bersama memadamkan api hingga 6 jam lebih. Kemudian setelah dilakukan penyelidikan kebakaran, diketahui lah jika pelaku S yang menyebabkan kebakaran.

“Kami selidiki dan kami temukan bukti-bukti keterkaitan pelaku. Selanjutnya S dan barang bukti lainnya kami amankan dan kami lakukan pemeriksaan, kemudian ditetapkan tersangka,” tambah Bambang.

Ia juga kembali mengimbau dan menegaskan kepada pihak-pihak untun tidak membakar lahan dan melakukan aktivitas lainnya yang dapat menimbulkan atau berpotensi terjadinya kebakaran. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN