Sempat Covid-19, Hari Ini Ansar Mulai Aktivitas Normal

Ansar Ahmad saat memimpin rapat membahas penataan Ibukota Kepri

TANJUNGPINANG – Kabar baik datang dari orang nomor satu di Kepri, H Ansar Ahmad. Pada Kamis malam lalu, kondisi kesehatannya dinyatakan negatif Covid-19, setelah sebelumnya sempat di vonis terpapar virus ganas tersebut. 

Gubernur Kepri tersebut, dipastikan kembali aktivitas seperti biasa pad Jumat (23/7) ini, setelah hampir 14 hari menjalani isolasi di kediaman pribadinya di Batu 7, Tanjungpinang. 

Rencana di hari pertama kembalinya berkantor, Ansar rencana dijadwalkan membagi-bagikan bantuan sembako gratis di Kota Tanjungpinang. 

       
        Loading...    
   

Hal ini disampaikan, Asisten I Juramadi Esram disela sela konfrensi pers Kamis malam, di Tanjungpinang. 

Mantan Sekda Kabupaten Lingga itu, menuturkan kembalinya Gubernur Ansar akan memberikan semangat lebih tinggi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kepri di tengah pandemi Covid-19. 

Ia menceritakan, meski demikian sudah negatif, Ansar berinisiatif menjalani isoman, namun, selama menjalani proses itu, Gubernur Ansar menyatakan siap bertugas seperti biasa, untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Sementara masih secara daring, dan ada beberapa agenda yang diikuti dari kediaman pribadinya, salah satunya penyaluran beras bantuan untuk masyarakat terdampak PPKM Darurat. Rencana Jum’at, besok,” ujar Juramadi Kamis malam.

Sebelumnya, Wakil ketua harian Satgas Covid-19 Kepri Dr Tjetjep Yudiana memberikan kepastian tentang kondisi terkini, Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad yang dinyatakan sudah negatif Covid-19. 

Pada konferensi pers tersebut, Tjetjep mengatakan sejak Rabu (21/7), Gubernur Ansar sudah mengambil sampel swab PCR Covid-19 di Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjungpinang.

“Hasilnya sudah keluar tadi pagi, dan alhamdulillah, menunjukkan negatif,” ucap Tjetjep. 

Mantan Kadis Kesehatan Kepri itu, menuturkan, pada hari ketiga belas sejak menjalani isolasi mandiri, suspek Covid-19 yang tidak bergejala klinis sudah tidak bisa lagi menularkan virus tersebut. Sehingga tes swab PCR tidak lagi diperlukan setelah isoman tiga belas hari.

“Namun untuk lebih memastikan hasilnya, kita tes lagi sebagai jaminan,” tutupnya. (*/ais)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN