Dana BLT Rp12 Miliar Belum Juga Disalurkan

Juniarni Pustoko Weni
       
        Loading...    
   

TANJUNGPINANG – Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum juga dibagikan oleh Pemko Tanjungpinang. Anggarannya sebesar Rp12 miliar masih di kas daerah. Masyarakat masih menunggu tetap pencairan fase new normal ini.  

Pemberian bantuan sosial (bansos)  bagi warga terdampak Covid-19 harus dilakukan secara merata.

Jika tidak, akan menimbulkan kecemburuan di masyarakat dan menjadi ”bom waktu” yang bisa meledak setiap saat.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Hj  Yuniarni Pustoko Weni menjelaskan, sebelumnya, melalui Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) atau Pemko dan Badan Anggaran (Banggar) Legislatif atau DPRD Kota Tanjungpinang, disepakati anggaran Rp12 miliar program BLT. Ini upaya meringakan masyarakat tak mampu maupun berdampak wabah Korona.

Politisi PDIP ini mengatakan tidak ada alasan Pemko lagi tidak menyalurkan BLT tersebut, sebab berdasarkan kesepakatan bersama akan dilaksanakan program BLT. Anggaranya sudah disepakati dan tersedia. Bahkan ia mengaku belum tahu kenapa BLT belum juga disalurkan oleh Pemko.

”Saya (Ketua DPRD) belum dikasih tahu oleh Pemko kenapa belum disalurkan BLT,” ujarnya. 

Menurutnya, kebijakan untuk membagikan BLT menjadi kewenangan penuh di eksekutif (Pemko).

”Kami tak menghalangi melaksanakan program tersebut, kami dari DPRD sudah sepakati. Bila belum dilaksanakan kami juga belum terima alasannya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (24/6).

Weni pun mengaku banyak menerima aduan, bukan hanya dari masyarakat namun para Ketua RT di Tanjungpinang. Mereka mempertanyakan kapan akan dilaksanakan.

”Banyak ketua RT yang tanya karena mereka mungkin ditanya warga juga. Saya belum bisa pastikan dan meminta warga bersabar dan menunggu keputusan kepala daerah,” ucapnya.

Meski demikian, Weni meminta kepala daerah dan Ketua TAPD bisa transparan atau terbuka ke masyarakat. Bila dilaksanakan maka segera diberikan bila tidak maka bisa disampaikan.

”Saya rasa warga akan mengerti, asalkan bisa memberikan penjelasannya. Misalnya belum diberikan karena ada hal-hal lain, begitu juga bila membatalkan,” tuturnya.

Sebelumnya Plt Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menuturkan, terkait program BLT akan dilaksanakan. Hanya saja teknis pelaksanaannya belum bisa dipaparkan.

Ia hanya menyebutkan jumlah penerima dan besaran yang diberikan berkurang dari perencanaan awal. Bila sebelumnya sekitar 35 ribu KK, mungkin di bawah itu.

Begitu juga dengan besaran bantuan sebelumnya diperkirakan Rp600 akan di bawah itu, direncanakan Rp350 per KK.

”Kita tunggu saja, akan dilaksanakan. Terkait kapan masih menunggu,” ucapnya belum lama ini. (dlp)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN