Open Bidding, Pemko Tunggu Rekomendasi dari KASN

RAJA Khairani, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang batal mengumumkan pendaftaran lelang jabatan (open bidding), untuk sejumlah jabatan eselon II yang masih kosong, Senin (25/1). Open bidding belum dilaksanakan, karena masih menunggu rekomendasi dari KASN.

Rencana awal, BKPSDM Kota Tanjungpinang akan mengumumkan dan segaligus membuka pendaftaran peserta open bidding untuk ASN, Senin (25/1). Baik itu untuk ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang, maupun ASN dari berbagai kabupaten/kota lainnya. Sebab, open bidding dibuka tidak hanya untuk ASN Pemko Tanjungpinang saja.

Tapi, ASN dari kabupaten/kota lainnya bisa ikut mendaftar hingga menjadi peserta open bidding. Asalkan, ASN tersebut bisa melengkapi persyaratan sebagai peserta open bidding yang diminta oleh Panitia Seleksi sering disebut Pansel nanti.

Baca Juga :  Waspadai Banjir dan Puting Beliung di Bulan Juni

“Memang rencana kita, open bidding kita buka tanggal 25 Januari 2021 kemarin. Itukan baru rencana kita saja,” kata Raja Khairani, Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang kepada jurnalis ini, Selasa (26/1).

       
        Loading...    
   

Alasan belum diumumkan hingga membuka pendaftaran open bidding, kata Raja Khairani, karena Pemko Tanjungpinang melalui BKPSDM Kota Tanjungpinang belum mendapatkan surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) RI, untuk menerapkan open bidding.

“Kita menunggu surat rekomendasi dari KASN, dulu,” terang dia.

Apabila sudah terima surat rekoemndasi dari KASN, lanjut mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang ini, pihaknya langsung umumkan persyaratan hingga membuka pendaftaran open bidding ASN untuk mengabdi di lingkungan Pemko Tanjungpinang, nanti.

Baca Juga :  Tak Ingin Kepri Jadi Anak Tiri, Cen Sui Lan Bawa Persoalan Banjir ke Pusat

Untuk diketahui, open bidding dibuka hanya untuk empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Tidak ada ASN Eselon II yang pantas untuk menduduki, hingga menjabat sebagai Kepala OPD tersebut.

Empat OPD yang kosong, ada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Dinas Kesehatan, Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana (Dinkes PK2B) Kota Tanjungpinang. Kemudian, ada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Tanjungpinang.

Sebelumnya, Walikota (Wako) Tanjungpinang, Rahma melantik 13 Kepala OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang, yang sudah berlangsung di Kantor Walikota Tanjungpinang berada di Senggarang, Senin (11/1). Dalam kesempatan itu, Wako Tanjungpinang itu, mengimbau kepada pejabat yang sudah dilantik, agar dapat mengemban amanah, penuh dedikasi, bekerja dengan baik.

Baca Juga :  Kemenko Maritim dan KLHK Bahas Pengamanan Laut di Bintan dari Limbah Sludge Oil

Terus, kata Wakil Ketua (Waka) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Kepri ini, meningkatkan semangat dan prestasi kerja, atas dasar kemampuan yang di miliki, serta terus mengedepankan etika birokrasi yang santun.

“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik ini dapat berkomitmen serta tanggungjawab kepada negara serta memiliki integritas yang tinggi. Dan, yang terpenting dapat membantu saya dalam mensukseskan visi misi saya selaku Walikota Tanjungpinang,” harap Rahma setelah melantik 13 Kepala OPD tersebut. (dri)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN