Pasca Keributan Di Kantor UPP Tanjunguban, Ada Spanduk Penolakan Begini



TANJUNGUBAN – Pasca keributan dan demo staf di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Syahbandar Tanjunguban pada Senin (25/1) kemarin. Pada Selasa (26/1) sudah terpasang spanduk penolakan yang dipasang oleh para staf.

Spanduk yang bertuliskan “kami pejabat struktural dan staff UPP Tg.Uban menolak kepemimpinan Bapak Adil Wanadi sebagai kepala kantor UPP Tg.Uban. Mohon bapak menteri, bapak dirjen memberikan kami pemimpin yang bijak, jujur dan tidak sewenang-wenang”.

Salah seorang pekerja yang melintas di depan Kantor UPP Kelas I Syahbandar Tanjunguban membenarkan adanya spanduk tersebut.

“Ya tadi saya lewat ada spanduk itu, tapi itu apa saya kurang paham juga,” kata salah seorang pekerja.

Sementara itu, Desi Kasubag TU UPP Kelas I Tanjunguban yang dikonfirmasi terkait spanduk tersebut tidak menjawab banyak terkait pertanyaan yang dilontarkan.

“Itu asprirasi staff, kami tidak dapat membendung itu,” jawabnya singkat.

Sementara itu Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur yang dikonfirmasi terkait hasil mediasi pimpinan dan staf Kantor UPP Kelas I Tanjunguban mengatakan keputusan diserahkan ke internal instansi tersebut.

“Info ada keputusan intern dari pusat,” jawabnya.

Sebelumnya pada Senin (25/1) pagi terjadi keributan di Kantor UPP Kelas I Tanjunguban, belasan staf marah dan merusak beberapa alat kantor. Permasalahab tersebut dikabarkan dari pemutusan hubungan kerja tenaga honorer dan juga kisruh mutasi staf di jajaran kantor tersebut yang dipandang tidak sesuai mekanisme yang benar. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN