Wakaf Produktif Jadi Andalan Salmizi untuk Kesejahteraan Masyarakat Lingga

       
        Loading...    
   

LINGGA – Calon Wakil Bupati Lingga Salmizi akan mengoptimalkan program wakaf produktif. Program ini lebih efektif untuk pemulihan ekonomi serta membangun daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lingga, pascapandemi Covid-19.

Menurutnya, wakaf produktif mempunyai dimensi ekonomi strategis dalam pemberdayaan dan peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat di Indonesia. Bila dikelola dengan baik dan intensif. Banyak fasilitas umum yang telah dibangun dengan menggunakan dana wakaf. Apalagi sekarang tren wakaf produktif juga sedang naik daun.

Jika meminjam istilah dari Kemenag, lanjut Salmizi, wakaf produktif adalah satu skema pengelolaan donasi wakaf dari umat. Yaitu dengan memproduktifkan donasi tersebut, hingga mampu menghasilkan surplus yang berkelanjutan. Donasi wakaf dapat berupa benda bergerak, seperti uang dan logam mulia, maupun benda tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.

Baca Juga :  Sekda Natuna Mengimbau ASN Tak Berpolitik Praktis

“Surplus wakaf produktif inilah yang menjadi sumber dana abadi bagi pembiayaan kebutuhan umat, seperti pembiayaan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” kata Salmizi.

Dia menambahkan, membangun Lingga tentu tidak bisa hanya menggunakan APBD tentu harus berkolaborasi dengan beragam pihak.

“Kita akan melibatkan perusahaan untuk dana CSR tapi jumlahnya kan tidak banyak, maka wakaf produktif bisa jadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Salmizi.

Untuk mewujudkan ini semua tentu semua pihak harus menyatukan frekuensinya.

“Kita harus satu frekuensi untuk membangun Lingga yang maju, agamis dan berbudaya dan wakaf produktif adalah solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lingga,” ujar Salmizi.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Warga Mapur Cuma Keluarkan Biaya Listrik Rp 1.500 per Malam

“Kita juga akan kembali mengaktifkan Badan Wakaf yang ada di Lingga atau mungkin bekerja sama dengan lembaga yang mendapatkan izin untuk mengelola wakaf produktif,” sambungnya.

Desa-desa di Lingga relatif banyak akan diterapkan wakaf terpadu.

“Kita akan membuat program Kawasan Wakaf Terpadu. Khusus untuk UMKM kita bisa menerapkan bantuan wakaf tunai dan strateginya kita sudah siapkan, Insya Allah jika kita bersatu program ini tentunya saya bersama Pak Ishak meyakini akan sukses,” tutup Salmizi. (tir/fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN