Rina Diterkam Buaya di Sungai Toapaya

Warga menyaksikan petugas melakukan pencarian korban yang hilang diterkam buaya di Sungai Toapaya.

BINTAN – Sudah lebih dari 30 jam, jasat Rina (13) belum juga ditemukan. Siswi kelas 5 SDN 004 Toapaya ini tiba-tiba hilang saat mencari ketam atau kepiting di sungai bawah jembatan Batu 17, Desa Toapaya Selatan, Bintan (25/4/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. Suasana menjadi makin geger saat ada warga dari jembatan melihat buaya muncul di tengah sungai sedang membawa tubuh Rina. Sampai Selasa (26/4/2022) sore jasat korban belum juga ditemukan.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, Rina merupakan warga Kampung Simpangan KM, Desa Toapaya Selatan, Bintan. Korban adalah siswi kelas 5 SDN 004 Toapaya.

Korban hilang saat mencari ketam dan kerang Senin sore bersama adik kakeknya bernama Zainal dan temannya Aisah. Di sungai Toapaya ini biasanya selalu ada orang yang mencari kerang dan kepiting saat air sedang surut. Hari-hari sebelumnya, mereka juga sudah sering mencari kepiting di Sungai ini saat air laut sedang surut.

Meski sudah dicari-cari oleh Tim dari basarnas dan aparat keamanan bersama warga, namun belum membuahkan hasil. Padahal saat air surut sungai itu semakin kecil. Setiap alur sungai sudah diperiksa namun hasilnya belum ada.

       
        Loading...    
   

“Mungkin jasad korban dibawa buaya ke lubang atau sarang buaya. Biasanya buaya ada sarang berupa lubang di sekitar bakau di sisi sungai,” kata Retno yang ikut membantu pencarian. (*/arl)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN