STQH Kepri Virtual, Ansar Ajak Kaum Milenial Syiarkan Alquran

f-protokol kepri Gubernur Kepri H Ansar Ahmad saat simbolis memukul beduk didampingi Ketua Umum LPTQ Kepri Hj Marlin Agustina Wakil Ketua DPRD Kepri, Dewi Kumalasari serta jajaran pejabat Kepri lainnya, Selasa (27/7) sore.

DOMPAK – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad resmi membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Provinsi Kepri ke IX Tahun di Aula Wan Sribeni Pulau Dompak, Selasa (27/7) kemarin.

STQH yang disiarkan secara virtual ini diikuti seluruh Kabupaten dan Kota kecuali Kabupaten Kepulauan Natuna, karena persoalan jaringan internet.

Dalam sambutannya, Ansar mengajak masyarakat Kepri mengamalkan ibadah membaca Alquran. Ia pun mengajak, kepada masyarakat untuk senantiasa dapat meningkatkan kualitas keimanan dan kecintaannya serta menginternalisasi nilai-nilai dan isi yang terkandang di dalam alquran. Karena alquran dapat mengajarkan bagaimana hidup bersama berdampingan dalam kehidupan sehari-hari, serta alquran mengajarkan saling hormat menghormati antara seorang manusia dengan manusia lainnya.

“Alhamdulillah, stqh tahun ini selanjutnya insya Allah akan diselenggarakan pula di provinsi maluku sumatera utara, tingkat nasional. STQH ini diharapkan mampu memupuk semangat kaum milenial mensiarkan dan memahami alquran,“ tambahnya.

       
        Loading...    
   

Ia juga menuturkan, dengan adanya perhelatan STQH ini, ia berharap intensitas pemahaman agama hendaknya semakin tinggi khususnya generasi muda islam. Dan dapat diwujudkan di dalam kehidupan sehari-hari menuju masyarakat yang berakhlak dan berkualitas.

Sementara itu, Wakil Gubernur sekaligus Ketua Umum LPTQ Kepri, Hj. Marlin Agustina, mengatakan bila STQH IX ini merupakan yang pertama kali digelar secara jarak jauh. Artinya dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang maka digitalisasi dalam hal apapun dapat dilakukan.

“Semoga gelaran STQH ini berlangsung lancar sampai dengan penutupan nanti,” ucapnya.

Marlin juga menambahkan LPTQ Kepri secara proaktif terus melakukan upaya menjaga kemurnian, kesucian, dan kemuliaan kitab suci Al-Qur’an. Ia mengatakan hendaknya jangan merasa bangga dan puas karena melihat pengembangan syiar Qur’an yang ditampilkan dalam setiap penyelenggaraan MTQ dan STQH.

“Namun kedepannya kita harus lebih memperhatikan implementasi dan pengamalan ajaran Al-Qur’an ini dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hj. Marlin.

STQH IX Provinsi Kepulauan Riau tahun ini diikuti 107 peserta. Dengan cabang yang dilombakan ada empat cabang dan dua puluh golongan. Nantinya para peserta akan dinilai oleh dua belas Dewan Hakim yang terdiri dari para profesional yang berasal dari dalam Kepri maupun luar Kepri.

Meskipun dilakukan ditengah keterbatasan, pembukaan STQH IX Provinsi Kepri tetap berlangsung meriah. Diawali dengan membaca Kalam Ilahi oleh Zunnia, Qoriah Terbaik ke 2 cabang Tilawah Alquran Gol. Dewasa putri pada MTQ Prov. Kepri ke-8 Thn 2020, dan Saritilawah oleh Suhra Helma Jamilah Hasibuan. Kemudian dilanjutkan penampilan band performance dari Sensor Indonesia yang membawakan lagu-lagu religi, serta penampilan tari kolosal. (*/ais)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN