BMKG Mengingatkan untuk Mewaspadai Musim Utara

Kondisi kapal di pelabuhan Tarempa Anambas.

ANAMBAS – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas III Tarempa mengeluarkan peringatan dini, tentang bahaya gelombang tinggi. Masyarakat setempat tetap mewaspadai cuaca buruk, jika bepergian yang melewati wilayah-wilayah yang berpotensi gelombang tinggi, serta angin kencang.

Selain itu, pola angin juga terpantau, umumnya bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan angin berkisar 2-25 knot. Sehingga, kecepatan angin dan gelombang tertinggi terpantau di perairan Laut Natuna utara.

Sirajul Munir selaku Kepala BMKG kelas III Tarempa mengatakan, untuk perairan selatan di Anambas, ketinggian gelombang masih rendah yakni 0.5-1.25 m. Sedangkan perairan utara di wilayah Anambas, masuk dalam kategori sedang yaitu 1.25-2.5 m.

Baca Juga :  Moeldoko Bakal Ikut Senam Bareng Wello di Kijang
       
        Loading...    
   

“Meski di sini belum masuk kategori tinggi, kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat Anambas yang sering melintasi laut, untuk selalu waspada terhadap potensi gelombang yang berubah-ubah dalam durasi singkat,” kata Sirajul Munir, Senin (26/10).

Sementara, untuk kecepatan angin di wilayah Anambas, angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan 5-30 km/jam.

Igun seorang warga mengatakan, saat ini, kondisi cuaca di laut selalu berubah. Sebagian nelayan ada yang mengurungkan niat melaut, ketika cuaca buruk.

“Selain itu, saat ini pasang air laut cukup tinggi. Bahkan, ada rumah warga di daerah pesisir yang terendam akibat banjir pasang laut,” ujarnya. (ign)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN