Gas 3 Kg Langka, Bahtiar Langsung Cari Masalahnya

PJS Gubernur Kepri, Dr. Drs H Bahtiar Baharuddin, M.Si

TANJUNGPINANG – Kelangkaan gas subsidi 3 Kg atau agas melon yang terjadi di berbagai wilayah Kepri baik Kota Batam maupun Kota Tanjungpinang masih terus terjadi.

Bahkan, salah satu warga Tanjungpinang meninggal dua saat ikut antre untuk mendapatkan gas 3 Kg di Tanjungpinang, Senin (26/10).

Kejadian membuat Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri Dr.Drs H Bahtiar Baharuddin, M.Si terkejut.

Kepada wartawan, dia mengatakan, setelah selesai mengikuti beberapa agenda kerjanya hari ini, Selasa (27/10) dia akan meminta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemprov Kepri untuk membahasnya.

Baca Juga :  Desa Toapaya Bangun Ekowisata Pemancingan
       
        Loading...    
   

Bahkan, bukan tidak mungkin dia sendiri akan turun ke lapangan untuk mencari tahu apa persoalannya dan harus segera dibahas untuk mencari solusinya.

”Kalau saya sudah tahu masalahnya apa, saya akan cari apa solusinya. Gas ini menyangkut kebutuhan masyarakat banyak. Terimakasih informasinya,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Conforta Batu 12 Tanjungpinang, tadi.

”Saya memang baru dengar informasi ini. Tapi saya akan segera bertindak cepat mengatasinya. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya usai membuka Muswil Dekopin Wilayah Provinsi Kepri di hotel tersebut.

Baca Juga :  Mandi Hujan, Bocah 6 Tahun Terseret Arus

Harusnya, persoalan-persoalan kelangkaan seperti ini tidak terjadi karena sehari-hari dibutuhkan masyarakat.

Selain gas, dia juga akan menelusuri penyebab langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis tertentu di sejumlah SPBU Tanjungpinang.

”Semua persoalan yang menyangkut masyarakat akan segera saya atasi. Saya akan panggil Kadisperindag, saya akan tanya apa masalahnya,” ungkapnya lagi.

Kemarin, seorang pria warga di Tanjungpinang pingsan saat antre gas elpiji di Swalayan Istana Jalan Ir Sutami Tanjungpinang, Senin (26/10) pagi. (mas)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN