Jelang Cuti Bersama, Harga Pangan Stabil

Suasana pasar Puan Maimun Karimun.

KARIMUN – Pemerintah RI telah menetapkan hari libur dan cuti bersama mulai, Rabu (28/10) sampai Minggu (1/11) akhir pekan ini. Menjelang cuti bersama secara nasional ini, harga pangan di pasar rakyat di Kabupaten Karimun, masih stabil.

Namun dikhawatirkan, cuti bersama secara nasional ini akan berpengaruh dengan ketersediaan sembako di Kabupaten Karimun. Sebab, rata-rata bahan pokok dipasok dari luar Karimun.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli mengatakan, hingga sekarang untuk kebutuhan sembako sendiri masih mencukupi.

       
        Loading...    
   

“Insya Allah, walaupun ada cuti bersama, untuk pasokan sembako sendiri, masih ada. Terutama, pasokan beras, terus datang dari luar daerah,” jelas dia, Senin (26/10).

Baca Juga :  Sambut 243 WNI dari Wuhan, Menkes Terawan Balek ke Natuna

Untuk beberapa komoditi sembako, harga telur ayam Rp1.500 per butir di pasaran. Harga bawang putih Rp24 ribu per kilogam, bawang merah Rp36 ribu per kilogram, cabai merah Rp50 ribu per kilogram. Kemudian, cabai hijau Rp27 ribu per kilogram, ayam ras Rp32 ribu per kilogram, daging sapi segar Rp170 ribu, daging sapi beku Rp85 ribu.

“Sayur-sayuran, cukup. Kebutuhan utama masyarakat, sudah kita jamin aman beras stok mencukupi di gudang. Harga bahan pokok masih relatif stabil,” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Warga Bintan Timur Diberi Sanksi Peringatan

Seperti harga beras premium saat ini, dijual pedagang berkisar Rp11 ribu per kilogram, gula pasir Rp12 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp13 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, kacang tanah Rp25 ribu per kilogram, kadang kedelai Rp9000 per kilogram.

“Kita tetap melakukan pemantauan terhadap harga sembako di pasaran. Kalau harga sih, tergantung pasar, kita tidak bisa intervensi. Tapi, sejauh ini masih aman dan terkendali,” jelasnya

Sementara itu pantauan di lapangan, aktivitas transaksi di pasar Puan Maimun terlihat sepi dari para pembeli. Para penjual maupun pembeli yang ada, tetap menggunakan masker saat melakukan transaksi pembelian komoditi sembako.

Baca Juga :  KPU Bintan Mensosialisasi Pilkada ke Warga Disabilitas

M Yosli mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan ketika berbelanja di pasar tradisional maupun swalayan. Sehingga, sama-sama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun.

“Tetaplah, protokol kesehatan diutamakan. Saat ini yang sedang banyak komoditi cabai merah, dari pulau Kundur. Untuk harga sendiri turun, sudah mencapai Rp50 ribu per kilogram, apabila dibandingkan sebelumnya,” terangnya. (yon)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN