Korona Makin Tak Terkendali, Tambah 368 Orang

PJS Gubernur Kepri, Dr. Drs Bahtiar Baharuddin, M.Si dan OPD Pemprov Kepri.

TANJUNGPINANG – Virus Korona atau Covid-19 makin tak terkendali di Provinsi Kepri. Kurun waktu tiga hari sejak, Minggu-Selasa Oktober 2020 kasus baru bertambah 368 orang.

Data dari Sekretariat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri menunjukkan, Selasa (27/10) kemarin bertambah 108 kasus.

Senin (26/10) bertambah 73 kasus baru dan Minggu (25/10) bertambah 187 kasus. Hingga kemarin, total kasus di Kepri mencapai 3.534 orang.

Yang sembuh mencapai 2.612 orang (73,91 persen). Ada penambahan yang sembuh 28 orang kemarin. Namun berita duka juga tidak bisa dihindari karena ada 3 pasien yang meninggal dunia.

       
        Loading...    
   

Total yang sudah meninggal dunia hingga kemarin sudah 92 orang (2,6 persen). Yang masih aktif atau dirawat dan isolasi 830 orang (23,49 persen).

Adapun sebaran pasien Korona di Kepri yakni, Batam dan klasternya 2.720 orang. Ada penambahan 41 orang di Batam kemarin.

Baca Juga :  Sidak ke Apotek, Kalau Harga Masker Naik Sanksi Menanti

Yang masih dirawat 613 orang (22,54%_. Yang sembuh 2.041 orang (75 persen). Ada penam yang sembuh 22 orang kemarin dan kasus meninggal dunia 66 orang (2,43%).

Di Kota Tanjungpinang dan klasternya 470 kasus dengan penambahan 47 orang. Yang masih dirawat dan isolasi 130 orang (27,66%).

Yang dinyatakan sembuh 328 orang (69,79%). Ada penambahan sembuh 4 orang kemarin. Meninggal dunia 12 orang (2,55 persen). Ada penambahan meninggal dunia 2 orang kemarin,

Di Kabupaten Bintan 204 kasus. Yang masih dirawat 1 orang lagi (4,9%). Yang sembuh 189 orang (92,65%). Ada penambahan sembuh 1 orang. Yang meninggal dunia 5 orang (2,45%).

Di Kabupaten Karimun 134 kasus. Ada penambahan 20 orang kemarin. Yang masih dirawat dan isolasi mandiri 75 orang (55,97%).

Yang sembuh 52 orang (38,81%), ada penambahan sembuh 1 orang kemarin. Yang meninggal dunia 7 orang (5,22 persen). Ada penambahan meninggal dunia 1 orang kemarin.

Baca Juga :  Pariwisata Bintan Segera Dibuka, Tunggu Sertifikat CHSE

Di Kabupaten Lingga 5 kasus. Yang masih dirawat 2 orang (40%). Sembuh 2 orang (40%) dan meninggal dunia 1 orang (20%). Di Natuna 1 kasus dan meninggal dunia. Anambas masih nol kasus.

Sedangkan zona risiko 7 kabupaten/kota di Kepri yakni, Batam zona merah, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun zona orange, Lingga, Natuna dan Anambas zona hijau.

Pjs Gubernur Kepri, Dr.Drs. Bahtiar Baharuddin, M.Si mengatakan, untuk memutus penyebaran Covid-19 ini adalah disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Karena protokol kesehatan adalah antivirus yang ampuh sebelum vaksin ditemukan. Terlebih Kepri akan menggelar pesta demokrasi. Hal itu sangat penting.

Karena itu, Bahtiar terus menggelorakan Pilkada Sehat di Kepri agar tidak menimbulkan klaster baru yang bisa membuat kondisi Kepri makin parah dan ekonomi makin runyam.

Juru Bicara Sekretariat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana juga menyerukan agar seluruh masyarakat disiplin bermasker.

Baca Juga :  Masyarakat di Ujung Negeri Doakan Ansar Jadi Gubernur Kepri

Selain itu, selalu jaga jarak, hindari kerumunan dan jangan membuat kerumunan, rajin mencuci tangan pakai sabun di air bersih atau pakai hand sanitizer, rutin olahraga, jaga pola makan dan pola hidup yang sehat.

Adapun kasus Korona di Indonesia hingga kemarin sudah mencapai 396.454 orang. Ada penambahan sekitar 3.520 orang. Yang meninggal dunia 13.512 orang. Ada penambahan meninggal dunia 101 orang kemarin.

Yang dinyatakan telah sembuh 322.248 orang. Ada penambahan sembuh 4.576 orang kemarin. Yang masih dirawat 60.694 orang.

Sedangkan kasus Korona di dunia yang kemarin 43.767.925 orang. Terdiri dari 1.164.227 orang meninggal dunia dan 32.161.971 pasien telah sembuh.

Masih ada 10.441.727 kasus aktif atau pasien dalam perawatan yang tersebar di ratusan negara di dunia. (mas/net)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN