Baru Terima RAPBD 2021, Dewan Bakal Lembur

MEWAKILI pimpinan DPRD Bintan Agus Hartanto menerima Ranperda APBD 2021 dari Pjs Bupati Bintan Buralimar, dalam rapat paripurna, Jumat (27/11) siang.

BINTAN – Pimpinan DPRD Kabupaten Bintan telah menerima Ranperda APBD 2021, dari Pjs Bupati Bintan Buralimar, Jumat (27/11) siang. Dewan dan TAPD Bintan bakal lembur dalam melakukan pembahasan, untuk mengejar target pengesahan sebelum awal Desember.

Berdasarkan nota keuangan Ranperda APBD 2021 itu, pendapatan daerah diestimasikan Rp 1.155.659.297.539,-. Pendapatan daerah ini berasal dari proyeksi PAD sebesar Rp279,362 miliar. Dana perimbangan (pusat) sebesar Rp704,585 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah senilai Rp171,711 miliar.

Sementara, belanja daerah diestimasikan sebesar Rp 1.217.754.366.769,-. Dari total belanja daerah itu, proyeksi belanja tidak langsung Rp654,242 miliar. Sedangkan belanja langsung diproyeksikan pada tahun 2021 sebesar Rp563,512 miliar.

Baca Juga :  Mestinya Sembako Murah Dilelang ke Swalayan

“Kalau kita lihat dari Ranperda yang diajukan Pemkab Bintan, belanja pada tahun 2021 nanti, melebihi Rp1,2 triliun. Kalau dibandingkan pendapatan, ada defisit sekitar Rp62,095 miliar. Itu kita tutupi dari Silpa yang diestimasikan sebesar Rp63,695 miliar. Dengan penyertaan modal sebesar Rp1,6 miliar,” sebut Agus Wibowo, Ketua DPRD Bintan, sebelum paripurna.

       
        Loading...    
   

Agus Wibowo mengatakan, penyerahan nota keuangan Ranperda APBD 2021, sedikit lambat, setelah penandatanganan nota kesepahaman KUA dan PPAS tahun anggaran 2021. Sebab, ada beberapa aturan keuangan yang harus dijalankan.

Baca Juga :  Antisipasi Teroris, Polres Lingga Sterilisasi Gereja

Agus Wibowo menjelaskan, tahun 2021 nanti, semua kegiatan yang dialokasikan mesti sudah masuk input data. Entry data dilakukan sebelum penyampaikan RAPBD.

“Makanya lama pengajuannya (APBD 2021). Nah, dalam pembahasan nanti, akan cek lagi. Kami bakal lembur membahas APBD 2021 ini. Kita targetkan, Senin (30/11) sudah selesai, dan disahkan. Biar lah lembur siang malam, asalkan kita tak kena penalti,” demikian dipaparkan Agus Wibowo. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN