Ratusan Surat Suara Robek, Ribuan KPPS dan Linmas Se-Bintan Wajib Rapid Tes

KOMISIONER KPU Bintan mengecek surat suara yang sudah dilipat.

BINTAN – Ribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas sebagai petugas ketertiban TPS se-Kabupaten Bintan, wajib melakukan Rapid tes, sebelum menjalankan tugas. Rapid bagi petugas KPPS dan Linmas ini dilaksanakan, sejak Kamis (26/11) sampai dengan Selasa (1/12) awal pekan depan.

Komisioner KPU Bintan Syamsul menyampaikan, persiapan KPU Bintan untuk menghadapi Pilkada serentak 2020, Pilgub Kepri maupun Pilbup Bintan, sudah oke. Bahkan pelipatan dan penyortiran surat suara sudah selesai dilaksanakan. Kini, sedang melakukan rapid tes bagi petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS (Linmas).

Baca Juga :  Hore... Nelayan Bintan Terima Ribuan Alat Tangkap Ikan

“Kalau untuk surat suara, ada yang rusak. Untuk surat suara Pilgub Kepri, 17 lembar yang rusak. Kalau untuk surat suara Pilbup Bintan, 353 lembar yang rusak. Rata-rata, rusaknya karena robek dan bercak tinta,” jelas Syamsul, Jumat (27/11).

“Untuk surat suara Pilgub, kita laporkan ke KPU Kepri. Untuk surat suara Pilbup Bintan yang rusak, kita pesan lagi ke pihak ketiga,” tambahnya.

       
        Loading...    
   

Mengenai persiapan pencoblosan 9 Desember 2020, Syamsul mengatakan, secara bertahap para petugas KPPS dan Linmas sudah menjalani rapid tes. Mulai dari Kamis (26/11) sampai Selasa (1/12) nanti.

Baca Juga :  Ansar Ingin Membangun Kepri dengan Hati

“Jumlah KPPS dan Linmas yang melakukan rapid tes itu, sebanyak 3.177 orang. Setiap TPS kita tempatkan 7 orang petugas KPPS, dan ditambah 2 orang petugas Linmas. Di Bintan, ada 353 TPS,” sebut Syamsul.

“Bagi yang reaktif saat rapid tes, langsung dilakukan pengambilan sampel untuk Swab. Ini guna memastikan apakah petugas itu positif atau negatif dari Covid-19,” sambungnya. (fre)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN