Anggaran Solar Banyak Habis buat Pemadaman Karhutla

Kebakaran lahan di wilayah Bintan Utara, kemarin.

BINTAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Adi Prihantara mengatakan, anggaran solar untuk pemadam kebakaran di Bintan sudah banyak habis, untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi lebih dari sebulan terakhir ini.

Sekretaris Daerah Adi Prihantara mengatakan, biaya penanganan karhutla sangat besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh pemilik lahan untuk membakar lahannya.

“Solar (anggaran) kita sudah habis untuk karhutla ini. Kami minta dan minta kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan,” pinta Adi.

Adi menambahkan, pihaknya juga meminta kepada camat, lurah dan kepala desa selaku pemegang wilayah untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membakar lahan disaat kondisi musim panas saat ini.

Baca Juga :  Bikin Baper, Warga Lingga Terima Bantuan dari Relawan Apri
       
        Loading...    
   

“Kami minta juga kepada teman-teman media untuk mengedukasi masyarakat untuk tidak membakar lahan. Kami rasa peran media sangat besar dalam mengedukasi ini,” sebutnya.

Selain memakan biaya yang besar untuk penanganan karhutla, masalah ini juga menjadi atensi pemerintah pusat kepada daerah untuk mencegah karhutla yang menimbulkan titik api (hotspot) dari radar negara tetangga.

“Ya kebakaran hutan selain polusi juga membuat kita malu di mata dunia internasional. Negara tetangga kerap komplain terkait kebakaran lahan di Indonesia. Di Kepri saja pada tahun lalu ada 4 titik api. Nah tahun ini kita belum tahu lagi,” jelasnya. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN