Mahasiswa Ancam Demo Penolakan UU Cipta Kerja Terus Berlanjut

TANJUNGPINANG – Puluhan Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Kepri Menggugat kembali menggelar unjuk rasa menolak Ommnibus Law UU Cipta Kerja. Mahasiswa mengancam aksi terus beelanjut, sebelum ada Perpu dari Presiden RI.

Aksi unjuk rasa kali ini di laksanakan di Gedung Daerah kepulauan Riau, Tepi Laut Tanjungpinang Rabu (28/10).

Aksi unjuk rasa kali ini yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda, mahasiswa mengelar aksi refleksi sumpah pemuda yang ke 92 tahun.

“Aksi kita yang kesekian kalinya ini merupakan aksi refleksi sumpah pemuda yang ke 92 tahun dan juga aksi menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja,” Kata Anas Jenderal Lapangan Aksi Mahasiswa di depan Gedung Daerah, Kepada Awak media, Rabu (28/10)

Baca Juga :  Ishak Prioritaskan Pelayanan Kesehatan
       
        Loading...    
   

Ia melanjutkan, Aksi yang dilaksanakan ini merupakan aksi damai, tetapi masih di hadang oleh Kepolisian dan kawat berduri.

“Kami aksi selalu dihadang oleh polisi dan di kawat berduri, padahal kami datang dengan damai,” ujarnya.

Aksi ini akan terus dilaksanakan, sampai adanya Perpu dari Presiden Joko Widodo atas penolakan UU Cipta Kerja.

“Kami akan terus mengelar aksi sampai pak Jokowi mengeluarkan Perpu untuk membatalkan Uu cipta kerja,” tuturnya.

Mahasiswa ini telah merasa Kecewa dan kesal kepada pemerintah Republik Indonesia terutama kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Republik Indonesia yang telah mengesahkan UU Cipta Kerja tersebut.

Baca Juga :  Pasukan Zidane Timpang Menjelang Vs Cadiz, Ini Jadwal LaLiga Spanyol

Dari Pantauan Tanjungpinang Pos di lokasi, Terlihat seorang Mahasiswa yang Aksi, mengikat badannya dan menutup mulutnya dengan Lakban,
Aksi itu melambangkan akan kekecewaan dan rasa kesal merasa terhadap pemerintah yang hanya diam terhadap UU cipta Kerja yang telah di Sahkan Oleh DPR RI beberapa waktu lalu.(cr30)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN