Tragis, Ternyata Mawar Diperkosa Sejak Kelas 6 SD

Natuna – Masih ada saja Bapak Tiri yang tega memperkosa anaknya demi kepuasan nafsu sementara. Ternyata kejadian tersebut berlangung sejak anaknya kelas 6 Sekolah Dasar.

Korban sebut saja, Mawar yang sekarang sudah umur 14 tahun dan telah bersekolah di salah satu SMP, masih dipaksa untuk melayani nafsu bejat ayah tirinya.

“Kejadian pemerkosaan terakhir, korban dipaksa untuk melayani nafsu bejat ayah tirinya pada tanggal 18 November 2020 lalu,” kata Kapolres Natuna melalui Kasat Reskrim Polres Natuna Ikhtiar Nazara didampingi dengan Kanit PPA Bripka Iffandi Ramadhan saat ditemui di Ranai Square, Ranai. Sabtu (28/11).

Baca Juga :  2021, Mesti Fokus pada Penanganan Banjir dan Pelayanan Publik

Berdasarkan LP-B/49/XI/SPKT, pertanggal 24 November 2020 yang dilaporkan oleh Nenek korban berinisial H (71) melaporkan tentang persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi sejak korban masih duduk dibangku kelas 6 SD sekitar umur 12 tahun.

       
        Loading...    
   

“Saat ini korban yang merasa ketakutan, sempat kabur dari rumah dan diselamatkan oleh neneknya. Sekarang korban telah telah mendapatkan pendampingan dari KPPAD,” jelasnya.

Kasat Ikhtiar menegaskan, bahwa tersangka A (43) sudah berhasil diamankan dan sedang dalam tahap penyidikan oleh tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Reskrim Polres Natuna.

Baca Juga :  Haornas 2020, KCL FC Gulung Klub Pemain Asing

“Tersangka berhasil kita amankan tanpa adanya perlawanan di sekitar kota ranai, dan kita terus melakukan pengembangan terhadap tersangka,” jelasnya.

Tambahnya, berdasarkan keterangan tersangka A yang kesehariannya sebagai Nelayan mengaku dirinya sudah sering melakukan persetubuhan terhadap anak tirinya sebanyak lebih 5 kali.

Tersangka A (43)

“Terhadap tersangka kita kenakan pasal 81 ayat 2 junto pasal 76 d UUD RI tentang Perlindungan anak, dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara,” Tegasnya.

Ia menambahkan, selama tahun 2020 ini Polres Natuna sudah menuntaskan sekitar 7 kasus Anak dibawah umur dan semuanya sudah selesai tahap P 21.

Baca Juga :  Waspadai Virus Korona, Satu Pasien RSUD Karimun Diobservasi

“Untuk masalah kasus anak dibawah umur, kita polres Natuna tidak akan tinggal diam dan segera menuntaskannya,” pungkasnya. Laporan (Hardiansyah).

       
        Loading...    
   
BAGIKAN