Selaras dengan Program Pusat, Ansar Ingin Menjadikan Kepri sebagai Pioner Investasi

BATAM – Saat ini, Provinsi Kepulauan Riau menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat. Posisinya yang strategis dan berbagai potensi yang dimilikinya, menjadikan Presiden Joko Widodo menaruh harapan besar terhadap Kepulauan Riau.

Belum lama ini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto beserta 11 menteri lainnya, selama 10 hari menggelar rapat dan berkantor di Kepri, tepatnya di Kabupaten Bintan.

“Perhatian pusat terhadap Kepri ini sangat besar. Sudah beberapa kali saya dipanggil oleh Pak Menko Perekonomian tentang program kerja yang akan membuat Kepri menjadi kaya raya,” kata H Ansar Ahmad, Calon Gubernur Kepri nomor urut 3, di sela kampanye dan sosialisasi Pilgub Kepri di RW11 Sungai Plunggut, Kecamatan Sagulung, Batam, Jumat (30/10).

Baca Juga :  Jembatan 2 Dompak Mampu Bertahan 25 Tahun

Menurut Ansar, program tentang penyatuan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) menjadi satu kawasan Free Trade Zone (FTZ) merupakan program besar yang akan mendorong bangkitnya investasi dan perekonomian di Kepulauan Riau. Karena itu, program besar tersebut harus dijemput dengan kesiapan Kepulauan Riau dengan berbagai fasilitas kemudahan.

       
        Loading...    
   

“Program pemerintah itu akan kita selaraskan, ke depannya,” tegas Ansar Ahmad.

Kemudahan harus disiapkan, kata Ansar. Mulai dari penyediaan lahan, perizinan dan infrastruktur pendukung investasi. Bahkan Kepri harus tampil sebagai pioner untuk daerah yang sangat mudah dalam perizinan investasi di tanah air.

Baca Juga :  Fiven Mengusulkan Keputusan Musda Bintan Diserahkan ke DPD PG Kepri

Kebijakan pemerintah tentang penyatuan BBK, lanjut Ansar, merupakan terobosan realistis dari pemerintah untuk mengangkat derajat kemakmuran seluruh masyarakat Kepri.

“Kita yakin tidak lama lagi investasi akan berbondong-bondong ke Kepri. Setelah Amerika mencabut privilage nya dari Hongkong, saya yakin investor Amerika dan Jepang di Hongkong akan mengalihkan investasinya ke negara lain. Dan Kepri menjadi salah satu daerah yang dilirik investor tersebut,” demikian jelas Ansar Ahmad.

“Kalau saya terpilih di Pilkada, 9 Desember nanti, kita bahas secara detil lagi dengan pusat tentang pengembangan investasi di Kepri ini,” tambahnya. (fre/mbb)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN