Kepri Jadi Pasar Investasi, Ansar Rangkul Wako dan Bupati

BATAM – Calon Gubernur Kepri nomor urut 3H Ansar Ahmad optimis penyatuan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) akan menjadi mesin penggerak ekonomi Kepulauan Riau. Kebijakan pemerintah pusat yang akan menyatukan BBK menjadi kawasan khusus yang mencakup wilayah laut dan darat, akan menyulap Kepulauan Riau menjadi pasar besar investasi.

“Pemerintah pusat sudah menyiapkan berbagai relaksasi pada investor yang akan masuk di BBK. Kepri tak lama lagi akan jadi pasar besar investasi,” kata Ansar Ahmad ketika menggelar kampanye di RW11 Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (31/10).

Baca Juga :  Puskesmas Seijang Jadi Dua Lantai

Karena itu, kata Ansar, kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan mengajak bupati dan wali kota untuk mengeluarkan Perda khusus, yang berisi relaksasi pada investor.

“Pemerintah pusat sudah memberikan relaksasi dan berbagai kemudahan, masak kita diam saja. Pemerintah daerah harus pro aktif menyambut kebijakan pusat ini. Bupati dan wako akan saya rangkul, untuk menjadikan FTZ BBK sebagai penggerak ekonomi Kepri,” ujar Ansar Ahmad yang berpasangan dengan Hj Marlin Agustina ini

       
        Loading...    
   

Setiap investasi yang masuk, menurut Ansar, ibarat gula, pasti akan banyak semut yang berdatangan. Investasi selalu memberi efek pada banyaknya tenaga kerja yang masuk dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Ikuti Program Online Pensiunan Berkarya di Bank Mantap

“Ini kabar gembira bagi kita semua. Program penyatuan BBK dan membanjirnya investasi akan memberikan multiplier effect ekonomi Kepri yang luar biasa,” jelasnya.

Dalam kampanye di Sungai Langkai ini ikut dihadiri anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Golkar Joko Mulyono dan Nina Melani, Amitas dari NasDem dan Fadli dari PPP. Masyarakat Sungai Langkai menyambut antusias kampanye H Ansar Ahmad tersebut. (fre/mbb)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN